DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | gaya hidup para modifikator dalam memodifikasi kendaraan roda dua di komunitas wwls (wara wiri look style) banjarmasin kalimantan selatan | |
| PENGARANG | : | RIYAN PRANATA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-04-08 |
ABSTRAK Riyan Pranata, 2019. Gaya Hidup Para Modifikator Dalam Memodifikasi Kendaraan Roda Dua di Komunitas WWLS (Wara Wiri Look Style) Banjarmasin Kalimantan Selatan. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Pembimbing (I) Alfisyah (II) Lumban Arofah Kata kunci: gaya hidup, aktivitas, modifikasi. Memodifikasi merupakan salah satu dari gaya hidup. Di kota Banjarmasin terdapat komunitas WWLS (Wara Wiri Look Style) yang memodikasi kendaraan roda dua dengan konsep Thailand yang berbeda dari komunitas lain. Komunitas ini berdiri dari tahun 2012 dan hingga sekarang masih menghasilkan kendaraan roda dua yang dimodifikasi bergaya Thailand yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) memilih aktivitas memodifikasi kendaraan roda dua sebagai gaya hidup (2) aktifitas yang dilakukan oleh komunitas dalam menunjang gaya hidup sebagai modifikator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang digunakan ialah data primer dan sekunder, instrumen penelitian ialah peneliti sendiri dengan pedoman wawancara dan observasi, dibantu dengan alat tulis dan kamera. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) alasan komunitas WWLS memilih aktivitas memodifikasi sebagai gaya hidup ada empat macam: a) prastise: bergaya, tampil beda, agar terlihat keren. b) ekonomis: modal untuk memodifikasi lebih murah atau terjangkau dibanding memodifikasi konsep racing. c) sesuai keahlian: semua anggota komunitas WWLS bisa memodifikasi meskipun bukan berasal dari sekolah bidang otomotif (2) aktivitas yang dilakukan komunitas dalam menunjang gaya hidup ada empat kegiatan yaitu: a) kegiatan harian: berkumpul setiap harinya di base camp, sharing, dan merefresing diri. b) Kegiatan mingguan: nongkrong bersama komunitas untuk bersilaturahmi dengan anggota komunitas maupun dengan komunitas yang lain dan melakukan kopdar keliling Banjarmasin. c) Kegiataan bulanan: kopdar jarak antar kota bersama komunitas, menghadiri undangan lain dari komunitas motor lainnya dan mengikuti kontes modifikasi kendaraan roda dua. d) Kegiataan tahunan: memperingati hari besar terbentuknya komunitas WWLS (Wara Wiri Look Style) atau yang bisa disebut dengan anniversary. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada komunitas WWLS (Wara Wiri Look Style) komunitas ini tidak hanya sebagai wadah para modifikator tetapi bisa juga sebagai edukasi dan sosialisasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI