DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGESAHAN PERJANJIAN PERKAWINAN OLEH NOTARIS PASCA TERBITNYA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 69/PUU-XIII/2015
PENGARANG:NURUL AINI KUSUMAWARDHANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-07


PENGESAHAN PERJANJIAN PERKAWINAN OLEH NOTARIS PASCA TERBITNYA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTUTUSI NOMOR 69/PUU-XIII/2015 ABSTRAK Oleh : Nurul Aini Kusumawardhani,1 Rahmida Erliyani2 Magister Kenotariatan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Kata Kunci : Perjanjian perkawinan, akta otentik Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pengesahan perjanjian perkawinan oleh notaris pasca terbitnya putusan mahkamah konstutusi nomor 69/PUU-XIII/2015. Dengan menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, Penelitian ini bersifat preskriptif yaitu menjawab isu hukum dengan cara menggambarkan, menelaah, mengkaji, dan menjelaskan secara tepat serta menganalisa peraturan perundang-undangan yang berlaku maupun dari berbagai pendapat ahli hukum, dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan yang diangkat. Hasil Penelitian Pertama : Peran notaris berkaitan erat dengan kewenangan Notaris sebagaimana diatur dalam UUJN. Menurut Lumban Tobing, bahwa selain untuk membuat akta-akta otentik, Notaris juga ditugaskan untuk melakukan pendaftaran dan mensahkan surat-surat atau akta-akta yang dibuat di bawah tangan. Notaris juga memberikan nasehat hukum dan penjelasan mengenai undang-undang kepada pihak-pihak yang bersangkutan. Kedua : Di masa depan peran notaris akan terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan tantangan persaingan global. Notaris sebagai pejabat umum yang menjalankan sebagian fungsi publik negara, khususnya di bidang hukum perdata, harus mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum kepada masyarakat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI