DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Tradisi Mahandar Kalambu Kuning Di Desa Panggandingan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan
PENGARANG:FITRIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-04-08


Fitriah, 2019. Tradisi Mahandar Kalambu Kuning di Desa Panggandingan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Alfisyah Pembimbing (II) Lumban Arofah

Kata Kunci : Tradisi, Mahandar Kalambu Kuning, Kebiasaan, Nilai

 

Tradisi mahandar kalambu kuning adalah tradisi selamatan yang masih ada di Desa Panggandingan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan yaitu dengan meletakkan sesajen (handaran) berupa kopi pahit manit, susu, teh tawar dan manis, air putih, roti, telor, pisang, ketan, kemenyan, nasi, ikan dan air santan gula merah di depan kalambu kuning tersebut lalu dibacakan do’a selamat oleh pemilik kalambu. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui: (1) Kebiasaan masyarakat Desa Panggandingan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam melaksanakan tradisi mahandar kalambu kuning (2) Nilai yang terdapat dalam tradisi mahandar kalambu kuning di Desa Panggandingan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang dipilih yaitu secara snowball sampling dengan informan kunci yaitu Bapak Hidayat dan 7 orang lainnya yang masih melaksanakan tradisi ini. Pengumpulan data dilakukan dilakukan dengan teknik observasi yaitu dari bulan April 2018 sampai dengan November 2018, wawancara dilakukan dengan 8 (delapan) orang informan yaitu Bapak Hidayat, Nene Gulu, Ibu Rahmi, Ibu Zaleha, Bapak Jarto, Bapak Mamat, Bapak Usuf, dan Ibu Ati serta dokumentasi. Analisis hasil penelitian menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data dan verification.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kebiasaan masyarakat Desa Panggandingan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebelum melaksanakan tradisi mahandar kalambu kuning yaitu:  mengambil air di sungai tepatnya di ulakan, membuat kue-kue tradisional, membaca do’a selamat, bahiyung dupa, menyiapkan sesajen untuk handaran. Adapun kebiasaan sesudah melaksanakan tradisi mahandar kalambu kuning yaitu: meletakkan sesajen handaran di depan kalambu, membaca do’a selamat. (2) Nilai yang terdapat dalam tradisi mahandar kalambu kuning di Desa Panggandingan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan yaitu:nilai vital dan nilai kerohanian yang terbagi menjadi tiga nilai yaitu nilai religius, nilai moral dan nilai estetika.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada pemerintah dandinas kebudayaan  agar lebih meningkatkan dan memperhatikan masyarakatnya agar lebih berkembang dan kebudayaan yang ada lebih dilestarikan. Selain itu juga kepada masyarakatnya agar lebih bisa menjaga kebudayaan yang ada.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI