DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Pemberian Bahan Organik Kotoran Sapi Terhadap Daya Ikat Air Pada Tanah Berpasir
PENGARANG:NURUL LATIPAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-08


Tanah berpasir merupakan tanah hasil proses penguraian batuan, sedimen yang kemudian melalui proses pengangkutan dan diendapkan pada tempat yang lebih rendah seperti hilir sungai, tanah, cekungan, danau, pantai, dan lain sebagainya. Tanah berpasir tidak banyak mengandung unsur hara dan daya simpan airnya juga rendah, namun jika tanah berpasir diberi bahan tambahan seperti pupuk maka akan meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air lebih banyak. Sampel tanah diambil di Jalan Kasturi 1, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Contoh tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm dari beberapa titik untuk mewakili kondisi lahan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berupa inkubasi di laboratorium dengan rancangan acak lengkap satu faktor. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian bahan organik berupa kotoran sapi pada tanah berpasir. Percobaan yang dilakukan meliputi 0 t ha-1, 5 t ha-1, 10 t ha-1, 15 t ha-1, 20 t ha-1, dan 25 t ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi organik dapat meningkatkan kapasitas lapang, porositas, C organik dan menurunkan permeabilitas tanah berpasir. Pemberian pupuk kandang sapi setara 20 t ha-1 merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan kadar air kapasitas lapang pada tanah berpasir karena pada dosis tersebut terdapat keseimbangan optimal antara penambahan bahan organik dan kemampuan tanah dalam mengikat air.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI