DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Perbedaan Jenis Pupuk Kandang Kotoran Unggas dan Kotoran Ruminansia terhadap pH, C-organik, dan N-tersedia pada Tanah Ultisol | |
| PENGARANG | : | MAULIDA HERLIANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-08 |
Tanah Ultisol memiliki masalah keasaman tanah, bahan organik rendah dan kandungan bahan C-organik. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesuburan tanah Ultisol adalah dengan menyediakan pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kotoran unggas dan pupuk kotoran ruminansia dan urea terhadap pH, C-organik, dan N-yang tersedia di tanah Ultisol. Data dalam uji homogenitas varietas bartlet. Jika homogen, analisis RAL One Orthogonal Contrast Factor (ANOVA) dilakukan. Analisis variasi Uji F pada tingkat 5% dan 1% dan jika keanekaragaman yang ditimbulkan nyata, maka dilakukan uji perbedaan nilai tengah Uji DMRT 5%. Penerapan kotoran unggas dan ruminansia dalam inkubasi selama 1 minggu tidak berpengaruh nyata pada pH tanah, namun inkubasi selama 2 minggu berpengaruh nyata. Tidak ada pengaruh nyata pada inkubasi 1 dan 2 minggu C-organik, tidak ada efek signifikan pada inkubasi 1 dan 2 minggu N-ammonium, tidak ada efek signifikan pada inkubasi 1 dan 2 minggu N-nitrat.Penerapan pupuk kandang meningkatkan pH Ultisol tetapi berdasarkan kriteria PPT 1983 tetap dalam kriteria yang sangat asam dan asam. C-organik turun karena bahan organik yang mengalami dekomposisi, menyebabkan C-organik di dalam tanah berkurang. Amonium Trendah terkait dengan proses nitrifikasi, amonium di dalam tanah telah diubah menjadi nitrat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI