DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISA TINGKAT BAHAYA EROSI DI DAS ASAM-ASAM KABUPATEN TANAH LAUT DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
PENGARANG:BENY RISTANTO
PENERBIT:FAKULTAS KEHUTANAN
TANGGAL:2019-04-09


RINGKASAN
Perubahan tutupan lahan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) seringkali
terjadi yang mana akan menimbulkan berbagai macam permasalahan, salah satunya
yaitu erosi. Erosi merupakan proses penghancuran dan pengangkutan partikelpartikel
tanah oleh tenaga hujan ataupun angin. Tujuan dari penelitian untuk
menghitung berapa besarnya erosi tiap satuan lahan di Das Asam-asam dan
menentukan kriteria tingkat bahaya erosi tiap satuan lahan di DAS Asam-asam.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dengan persamaan
USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan pendekatan Sistem Informasi
Geografis (SIG) dan pengamatan di lapangan. Dalam menentukan titik pengamatan
menggunakan purposive sampling dengan mempertimbangkan penutupan lahan,
jenis tanah, dan kelerengannya yang berbeda.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi erosi
menggunakan SIG pada 5 unit satuan lahan lebih rendah dibandingkan dengan
perhitungan erosi yang menggunakan data pengamatan lapangan. Nilai erosi
terbesar pada pengamatan di lapangan terdapat pada unit satuan lahan ADTT
sebesar 258,10 ton/ha/tahun dan yang terkecil pada unit satuan lahan PLB sebesar
56,45 ton/ha/tahun. Tingkat Bahaya Erosi (TBE) yang terjadi pada DAS Asamasam
yang dilakukan groundcheck (pengamatan di lapangan) terdapat dari kriteria
TBE sedang sampai tinggi.
Kata Kunci: Erosi, DAS Asam-asam, Tingkat Bahaya Erosi, SIG

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI