DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Sudut Pahat Dan Media Pendingin Terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST 41 Pada Pembubutan Konvensional
PENGARANG:JOHNY NAA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-09


Pada Mesin Bubut Konvensional sering digunakan untuk membuat suatu komponen dengan memperhatikan hasil penyelesaian komponen serta kekasaran permukaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Sudut Pahat Dan Media Pendingin Terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST 41 pada proses pembubutan konvensional. Untuk kecepatan mengalir aliran pendingin Radiator Coolant dan oli SAE 40 yaitu 2 ml/s. kecepatan spindle 700 rpm, Deef of cut 0,20 mm dan media pendingin  radiator coolant, dan oli SAE 40. Penelitian ini membuat spesimen penelitian dengan material Baja ST 41 pada proses pembubutan konvensional. Dari hasil pengujian kekasaran permukaan didapat rerata kekasaran terendah dengan menggunakan media pendingin radiator coolant dan sudut pahat carbida 55? sebesar 1,388 µm, kemudian rerata yang paling tinggi didapat dari penggunaan variasi pendingin oli SAE 40 menggunakan sudut pahat carbida 80? sebesar 3,016 µm. Sehingga dapat dinyatakan bahwa jika Menggunakan variasi media pendingin radiator coolant dengan sudut pahat 55? dan semakin besar variable kecepatan spindle dan semakin kecil deep of cut maka semakin kecil rerata kekasaran pada permukaan variabel spesimen. Sedangkan pada variasi media pendingin oli SAE 40 dan dengan sudut pahat 80?  jika semakin kecil variable kecepatan spindle dan deep of cut maka akan semakin besar pula harga kekasaran permukaan yang akan dihasilkan.

 

Keywords: Baja ST 41, Kekasaran Permukaan, Sudut pahat, Variasi pendingin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI