DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Keragaan Tanaman Kedelai Edamame (Glycine Max (L.) Merill) Secara Organik Dengan Pengaplikasian Pupuk Bokashi Kiambang
PENGARANG:AIDA FITRIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-16


Edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman kedelai yang berasal dari Jepang dan tumbuh di daerah tropis. Rata-rata produktivitas kedelai nasional sebesar 15,69 ku ha-1, dengan produktivitas di Pulau Jawa secara umum lebih tinggi dibandingkan pulau lainnya. Penggarap masih terbatas dan luas lahan budidaya relatif kecil. Permasalahan yang timbul dari kegiatan budidaya edamame di Provinsi Kalimantan Selatan adalah kesuburan tanah yang tergolong tanah masam dengan kandungan bahan organik dan tingkat kesuburan tanah yang rendah. Pupuk yang bisa diberikan adalah bokashi, bahan alami daur ulang. Bokashi yang digunakan berupa penambahan kiambang (Salvinia molesta) pada tanah dapat memperkaya unsur hara bagi tanah dan tanaman, bokashi mengandung N, P dan K. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja tanaman kedelai edamame secara organik dengan mengaplikasikan pupuk bokashi kiambang. Metode penelitian: Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 (satu) faktor, dengan perlakuan yang diberikan bokashi kiambang yang terdiri dari lima taraf perlakuan yaitu k0 dengan 0 t ha-1, k1 dengan 5 t ha-1, k2 dengan 10 t ha -1, k3 dengan 15 t ha-1, k4 dengan 20 t ha-1. Perlakuan diulang sebanyak lima kali sehingga diperoleh 25 satuan percobaan. Penerapan pupuk bokashi mempunyai gambaran berupa nilai yang cenderung mempengaruhi tinggi batang, luas daun, jumlah cabang, panjang akar, jumlah bunga, dan jumlah polong yang cenderung mempunyai hasil produksi yang tinggi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI