DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Keragaman Gulma yang Tumbuh pada Lahan Pertanaman Edamame (Glycine max (L) Merill) Secara Organik
PENGARANG:MUHAMMAD RIFKI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-16


Pada budidaya pertanian organik, khususnya budidaya kedelai edamame biasanya juga muncul beberapa kendala salah satunya yaitu keberadaan gulma yang tumbuh disekitar pertanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman gulma yang tumbuh pada lahan pertanaman edamame secara organik.Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Februari 2024. Bertempat di Kawasan Pertanian Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan perlakuan yang diberikan adalah bokashi kiambang yang terdiri dari lima taraf perlakuan. Perlakuan diulang sebanyak lima kali, sehingga didapatkan 25 satuan  percobaan. Perlakuan yang diaplikasikan sebagai berikut: K0 (Kontrol): 0 t ha-1, K1 : 5 t ha-1, K2 : 10 t ha-1, K3 : 15 t ha-1, K4 : 20 t ha-1Hasil penelitian menunjukkan identifikasi gulma, nilai SDR, dan indeks keragaman gulma.Delapan jenis gulma yang terdapat pada lahan pertanaman edamame secara organik yaitu, A. conyzoides memiliki populasi sebanyak 1.465individu,  populasi C.iria sebanyak 3.675individu, populasi D. ciliaris sebanyak 381individu, populasi E. colonum sebanyak 50individu, populasiE. Indica sebanyak 290 individu, populasi F. dichotoma sebanyak 439 individu, populasi F. miliacea sebanyak 8.487 individu, dan L. perennismemiliki populasi sebanyak 556individu sehingga total keseluruhan populasi jumlah gulma yang ditemui adalah sebanyak 15.343 individu. perlakuan K3 memiliki jumlah gulma yang tumbuh paling banyak dibandingkan perlakuan lain dengan total jumlah gulma 3.548 individu dan perlakuan dengan jumlah gulma paling sedikit pada perlakuan kontrol K0 yaitu berjumlah 2.244 individu. Keragaman gulma di lahan pertanaman edamame secara organik memiliki tingkat keragaman yang rendah dengan nilai indeks keragaman (H’) sebesar 0,81 dan jenis gulma yang mendominasi adalah Fimbrytilis miliacea dengan nilai kisaran Summed Dominance Ratio (SDR) tertinggi 35,70%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI