DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN SEKTOR TANAMAN SAWAH DI KABUPATEN BALANGAN TAHUN 2023
PENGARANG:AHMAD FIKRI RIYADI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-30


ABSTRAK

Riyadi, A. (2023). 1910416310062 Analisis Komoditas Unggulan Tanaman Pangan Sektor Tanaman Sawah Di Kabupaten Balangan Tahun 2023” (Dibimbing oleh Muhammad Efendi, S.Pd, M.Pd.)

Langkah pertama menuju pertanian berdasarkan gagasan efisiensi untuk memperoleh keunggulan komparatif dan kompetitif dalam menghadapi globalisasi perdagangan adalah pencarian barang-barang regional yang unggul. Mengembangkan komoditas yang memiliki keunggulan kompetitif baik dari segi penawaran maupun permintaan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi. Kemajuan teknologi yang lebih baik, keadaan sosial ekonomi produsen lokal, dan kondisi pertumbuhan biofisik membedakan komoditas yang lebih baik dari sisi pasokan. Permintaan pasar yang kuat terhadap barang-barang unggulan bisa ditemukan di pasar domestik dan internasional. Tujuan penelitian ini menentukan komoditas unggulan di sektor tanaman sawah di Kabupaten Balangan pada tahun 2023 dan mengetahui kontribusi komoditas unggulan di sektor tanaman sawah terhadap PDRB Kabupaten Balangan pada tahun 2023.

Metodologi penelitian merupakan deskriptif kuantitatif. Analisis Location Quotient (LQ) adalah pendekatan yang dipakai dalam analisis data penelitian ini untuk mengetahui komoditas unggulan tanaman pangan sektor tanaman sawah di kabupaten balangan tahun 2023.

Hasil penelitian ini menganalisis kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian Kabupaten Balangan dengan fokus pada komoditas unggulan, yaitu padi sawah, padi gogo, dan jagung. Kecamatan Lampihong dan Halong muncul sebagai daerah dengan kontribusi terbesar, terutama dalam produksi padi sawah dan jagung. Analisis Location Quotient (LQ) menunjukkan bahwa padi sawah dan padi gogo memiliki keunggulan komparatif di lima dan empat kecamatan, sementara jagung memiliki potensi ekspor di dua kecamatan. Padi sawah memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan produktivitas rata-rata 6,0 ton per hektar, sehingga strategi pengembangan pertanian perlu difokuskan pada peningkatan produksi padi sawah dan diversifikasi melalui padi gogo dan jagung untuk memperkuat perekonomian lokal.

Kata Kunci: Pertanian, Komoditas Unggulan, Tanaman pangan, Tanaman sawah, Location Quotient (LQ).

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI