DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | SIKAP GURU DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN INKLUSI DI ASIA TENGGARA | |
| PENGARANG | : | NOORHASANAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-11-04 |
Pendidikan inklusi di Asia Tenggara masih berkembang, belum semaju dinegara-negara Eropa. Dalam perkembangan pelaksanaan pendidikan inklusi tentu sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan Eropa. Dari hal tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti perkembangan pelaksanaan pendidikan inklusi pada negara di wilayah Asia Tenggara. Dengan fokus penelitian pada bagaimana sikap guru dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di Asia Tenggara.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Pengumpulan data yang digunakan berupa jurnal nasional dan jurnal internasional yang bersumber dari Google Cendekia dan Tandfonline. Literatur yang digunakan adalah jurnal nasional dan internasional yang berjumlah 25 buah. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, serta analisis isi dari data yang diperoleh sehingga memperoleh hasil dari penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan sikap guru dalam pelaksanaan di Indonesia, Malaysia, dan Singapura bersikap cukup baik dan masih terdapat sikap negatif. Sikap positif tersebut dapat dinilai dari kesiapan guru maupun penerimaan guru terhadap anak berkebutuhan khusus, pengalaman, lama mengajar serta pelatihan yang dilakukan guru. Adapun demikian, sikap penolakan terhadap pelaksanaan pendidikan inklusi disebabkan kurangnya pengetahuan dan keterampilan, kurangnya pelatihan guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus, serta menerapkan pembelajaran terpisah antara anak berkebutuhan khusus dengan anak reguler.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI