DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Dekonstruksi Pernikahan: Persepsi Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin tentang Fenomena Childfree | |
| PENGARANG | : | FAUZATUL HELMIYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-11-24 |
Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin terhadap fenomena childfree, sebuah gaya hidup tanpa anak dalam pernikahan yang semakin populer di Indonesia. Fenomena ini bertentangan dengan budaya dan norma sosial di Indonesia yang menganggap memiliki anak sebagai bagian penting dan simbol kesempurnaan pernikahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan memilih gaya hidup childfree karena pertimbangan ekonomi, ketidaksiapan emosional, fokus pada karier, dan kebutuhan akan stabilitas finansial. Keputusan ini dipandang sebagai upaya mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik dan bukan sebagai sesuatu yang negatif. Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin memiliki pandangan beragam tentang childfree, mencerminkan perbedaan nilai dan persepsi pribadi. Beberapa melihatnya sebagai keputusan rasional dan positif, sementara yang lain memandangnya negatif karena bertentangan dengan norma sosial dan agama. Media sosial juga memainkan peran penting dalam membentuk persepsi tentang childfree dengan menyediakan platformuntuk berbagi informasi. Teori dekonstruksi Derrida digunakan untuk menganalisis fenomena childfree ini, menunjukkan bahwa bahwa keputusan ini bukan hanya penolakan terhadap norma sosial, tetapi juga pernyataan yang menantang asumsi dasar mengenai pernikahan dan keluarga. Dekonstruksi mengungkapkan bahwa pilihan childfree merupakan ekspresi kebebasan individu dan interpretasi ulang terhadap norma sosial dan religius. Hal ini menyoroti ambiguitas dalam kesepakatan dan peran gender, serta mengungkap bahwa makna dan nilai-nilai sosial bersifat dinamis dan berubah sesuai interpretasi individu. Dengan demikian, keputusan childfree merupakan bagian dari upaya individu untuk mengeksplorasi dan mendefinisikan ulang makna hidup mereka di luar kerangka tradisional.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI