DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Aplikasi Kompos Ampas Kopi dan Teknologi Membran di Tanah Gambut
PENGARANG:CINDY CAROLINA FEBRYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-11-29


Luas lahan gambut di Kalimantan mencapai 4,54 juta hektar atau 33% dari total sebaran lahan gambut di Indonesia. Tanah gambut memiliki beberapa karakteristik seperti rapuh, kurang subur, dan memiliki sifat kering tak balik (irreversible drying) yang menjadi kendala dalam pemanfaatannya di bidang pertanian. Kompos ampas kopi dan teknologi membran diketahui dapat mengatasi masalah ketidaksuburan dan kekeringan pada tanah gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos ampas kopi dan teknologi membran terhadap parameter. Parameter yang diamati adalah kadar air tanah, pH tanah, suhu tanah, dan kelembaban tanah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial dengan 8 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga terdapat 24 unit percobaan. Faktor pertama adalah dosis kompos ampas kopi (D) yang terdiri dari 4 perlakuan: 0 g per pipa (D0), 8 g per pipa (D1), 16 g per pipa (D2), dan 24 g per pipa (D3). Faktor kedua adalah teknologi membran (M) yang terdiri dari 2 perlakuan yaitu kontrol (M0) dan penggunaan membran dengan kedalaman 5 cm (M1).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tunggal dosis kompos ampas kopi berpengaruh nyata terhadap peningkatan nilai pH tanah pada fase tengah dan penurunan suhu tanah. Perlakuan tunggal penggunaan membran (M1) berpengaruh nyata terhadap pH tanah pada fase tengah dan suhu tanah. Tidak terdapat pengaruh interaksi antara dosis kompos ampas kopi dengan penggunaan membran.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI