DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DAN KESUBURAN TANAH PADA DAERAH TANGKAPAN AIR SUB DAS BANYU IRANG DAS MALUKA
PENGARANG:TIRA NIRWANA MAMMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-12-14


Tira Nirwana Mamman. 2024. Analisis Perubahan Tutupan Lahan dan Kesuburan Tanah Pada Daerah Tangkapan Air Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka. Pembimbing (1) Dr. Ir. Eko Rini Indrayatie, M.P. (2) Dr. Ir. Arief RM Akbar, M.Si., IPU. (3) Dr. Ir. Fatmawati, M.Si.

 

 

 

DAS (Daerah Aliran Sungai) adalah wilayah yang dikelilingi oleh punggung gunung yang menampung dan mengalirkan air hujan ke sungai utama. Karakteristik DAS dipengaruhi oleh morfometri, topografi, hidrologi, geologi, tanah, vegetasi, dan penggunaan lahan. PP No. 37 Tahun 2012 menyatakan DAS sebagai satu kesatuan wilayah daratan dan perairan. Di DAS Maluka, terdapat sub DAS Banyu Irang dan Bati Bati dengan 75.869,78 Ha lahan kritis. Perubahan penggunaan lahan mempengaruhi ketersediaan air dan kondisi infiltrasi serta erosi. Penutupan lahan, yang mencakup vegetasi, mempengaruhi keberlanjutan hidrologis dan ekologis DAS. Kesuburan tanah ditentukan oleh karakteristik fisik, kimia, dan biologi tanah serta penggunaan lahan, dan dibagi menjadi tiga kelas: tinggi, sedang, dan rendah.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan pada Tahun 2000 s.d Tahun 2021, menganalisis sifat kimia tanah pada tutupan lahan, menganalisis kesuburan tanah dan arahan perbaikan kesuburan pada Daerah Tangkapan Air Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka di Desa Cempaka.

 

Lahan penelitian terletak di daerah Daerah Tangkapan Air Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka, Desa Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

 

Perubahan tutupan lahan pada Tahun 2000 s.d Tahun 2021 pada Daerah Tangkapan Air SUB DAS Banyu Irang DAS Maluka di Desa Cempaka adalah Hutan Tanaman, tidak mengalami perubahan dari Tahun 2000 s.d Tahun 2021 tetap pada luasan 56,61 Ha. Tutupan lahan perkebunan terjadi dari perubahan tutupan lahan pertanian lahan kering seluas 261 Ha dan pertanian lahan kering campuran seluas 986 Ha. Pertambangan, selama 21 Tahun terdapat seluas 231,43 Ha penambahan area luas tutupan lahan pertambangan yang berasal dari pertanian lahan kering seluas 221 Ha dan pertanian lahan kering campuran seluas 16 Ha. Sawah, pada Tahun 2021 terdapat tutupan lahan sawah yang merupakan perubahan dari tutupan lahan pertanian lahan kering seluas 129,82 Ha. Tanah Terbuka, terbentuk dari perubahan tutupan lahan pertanian lahan kering seluas 313,06 Ha. Semak Belukar, terbentuk dari perubahan tutupan lahan pertanian lahan kering seluas 269,47. Pertanian lahan kering,  mengalami perubahan tutupan lahan menjadi perkebunan, pertambangan, pertanian lahan kering campuran, sawah dan tanah terbuka dengan total perubahan luasan sebanyak 3.158,74 Ha. Pertanian lahan kering campuran, mengalami penambahan jumlah luasan dari tutupan lahan pertanian lahan kering seluas 968,43 Ha. Sifat kimia tanah pada tutupan lahan Daerah Tangkapan Air Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka di Desa Cempaka terhadap parameter kesuburan tanah adalah KTK dari rendah sampai sedang (13,77-18,14 me/100 g), KB dari sangat rendah sampai rendah (15-20,17%), P2O5 sangat rendah (1,13-1,69 ppm), K2O rendah (10,29-12,88 me/100 g), C-Organik rendah sampai sedang (1,28-2,32%)  dan pH H2O sangat masam sampai masam (4,45-5,10). Status kesuburan tanah pada Daerah Tangkapan Air SUB DAS Banyu Irang DAS Maluka di Desa Cempaka masing-masing tutupan lahan berdasarkan maching pada Tabel Kriteria Kesuburan Tanah dari Kriteria Pusat Penelitian Tanah Bogor (PPT Bogor, 1995) adalah rendah. Penggunaan limbah organik untuk meningkatkan kesuburan tanah pemupukan fosfor secara rutin agar kesuburan tanah dapat tetap terpelihara dengan baik dan dapat berkelanjutan menjadi arahan pengelolaan tingkat kesuburan tanah terhadap daerah tersebut.

 

 

Kata Kunci: kesuburan, tanah, DAS, Maluka

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI