DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Aktivitas Antibakteri Hidrogel Madu Kelulut (Heterotrigona itama) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923
PENGARANG:ALYA FATIMA AZZAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-12-18


Luka kaki diabetes didefinisikan sebagai ulserasi kaki terkait neuropati 
pasien diabetes. Salah satu terapi topikal luka kaki diabetes dapat menggunakan 
antiseptik hidrogel yaitu Cutimed® Gel. Alternatif terapi topikal dapat 
menggunakan antibakteri alami yaitu madu kelulut (Heterotrigona itama) yang
dimanfaatkan masyarakat Kalimantan Selatan untuk mengobati luka karena 
mengandung senyawa aktif yaitu kandungan gula, keasaman madu, flavonoid, 
alkaloid dan tanin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat aktivitas 
antibakteri yang berbeda pada hidrogel madu kelulut (Heterotrigona itama
konsentrasi 20%, 25% dan perlakuan kontrol terhadap S. aureus ATCC 25923 
berdasarkan diameter zona hambat. Penelitian ini menggunakan metode true 
experimental dengan rancangan posttest only with control group design. Perlakuan 
yang diujikan adalah konsentrasi 20%, 25%, dan kontrol positif yaitu Cutimed® 
Gel serta kontrol negatif aquadest steril dengan pengulangan uji sebanyak 6 kali. 
Hasil penelitian uji One-Way ANOVA dan Post hoc Duncan ditemukan perbedan 
nyata pada tiap perlakuan uji dengan p <0,05. Perlakuan konsentrasi 20% dan 25% 
menghasilkan diameter zona hambat 14,18 mm dan 18,19 mm. Hasil penelitian 
menunjukkan terdapat aktivitas antibakteri yang berbeda pada tiap perlakuan uji 
terhadap S.aureus dengan aktivitas antibakteri terkuat ditunjukkan oleh perlakuan 
konsentrasi 25%.
Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI