DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PROFIL NERACA MODAL SOSIAL (Kasus di Desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan) | |
| PENGARANG | : | Stepanus Hawiananko | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-04-09 |
ABSTRAK
Stepanus Hawiananko, D1A114080, 2019, Analisis Profil Neraca Modal Sosial (Kasus di Desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan). Dibimbing oleh Syakrani dan Dr. Taufik Arbain., M.Si.
Hadirnya program Dana Desa, baik langsung maupun tidak langsung, mempengaruhi kondisi modal sosial warga desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi neraca modal sosial di Desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan tipe penelitian field research dengan teknik penelitian survey. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa 82% warga menjadi anggota koperasi desa; seluruh warga – dari dimensi ketetanggaan -- masih saling mengenal; seluruh warga – dari dimensi budaya kewargaan – masih sering memusyawarahkan masalah-masalah desa; dari dimensi kohesi sosial, 100% warga masih merasakan tinggi; tetapi dari dimensi penerimaan sosial, seluruh warga belum menerima penduduk non-banua menduduki peran-peran sosial dalam jabatan struktural seperti kepala desa. Yang menggembirakan adalah dimensi kerjasama antar-warga; seluruh warga mengaku tingginya kerjasama untuk kepentingan bersama. Dengan demikian, secara ringkas dapat dilihat beberapa dimensi modal sosial seperti keanggotaan lembaga sosial, ketetanggaan, tradisi kewargaan, budaya kewargaan dan ketahanan komunitas masih sehat, sedangkan penerimaan sosial sudah mengalami defisit.
Penelitian ini sudah dirancang dan dilakukan dengan cermat. Kekurangannya adalah keterbatasan ruang lingkupnya yang hanya mengkaji sebatas profilnya: apakah mengalami surplus atau defisit. Apa peran-peran modal sosial perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini juga merekomendasikan agar warga desa terus memupuk modal sosial yang masih sehat dan mulai memperhatikan modal sosial yang mengalami defisit agar tidak mengganggu kemajuan desa.
Kata Kunci:neraca modal sosial, surplus dan defisit modal sosial, budaya kewargaan dan ketetanggaan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI