DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN ADL (ACTIVITIES OF DAILY LIVING) PADA PASIEN PASCA STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 | |
| PENGARANG | : | IKA AISYAH CAESARRIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-12-27 |
Latar belakang: Pada pasien pasca stroke 75% mengalami kelemahan motorik, 13% mengalami nyeri tangan, 5% mengalami kesulitan menelan, 5% mengalami pelo dan 2% mengalami masalah BAB. Hal tersebut menjadipersoalan berat bagi pasien, sebab pasien mengalami kecacatan. Gangguan motorik menjadi stresor bagi pasien pasca stroke dan dapat menimbulkan penurunan self-efficacy yang berdampak pada kemampuan ADLnya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan ADL (activities of daily living) pada pasien pasca stroke.
Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner demografi responden, SSEQ, dan Indeks Barthel. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat (rank spearman).
Hasil: Didapatkan p value < 0.05 (0.0001) yang berarti H? ditolak dan H? diterima (terdapat hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan ADL klien) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.76 yang memiliki makna tingkat korelasi hubungan sangat kuat serta arah hubungan positif.
Diskusi: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil pada kuesioner SSEQitem yang memiliki total skor terendah pada keyakinan melakukan aktivitas yang disukai, lebih cepat dalam melakukan aktivitas, dan berjalan di luar rumah. Sedangkan pada kemampuan ADL pada aktivitas mandi, aktivitas di toilet, naik turun tangga dan makan. Sehingga perlu adanya intervensi untuk mengatasi kondisi di atas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI