DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS SIKAP DAN TRADISI MASYARAKAT SUKU BANJAR DENGAN PERILAKU MENGINANG SIRIH (Studi Kualitatif pada Masyarakat di Desa Labuhan Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah
PENGARANG:RISKA AMELIA SAFITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-12-27


Menginang berasal dari kata kinang yang artinya memakan daun sirih. Perilaku menginang diperkirakan telah dilakukan sejak 2000 tahun yang lalu termasuk pada masyarakat suku Banjar. Perilaku menginang sirih ini dilakukan oleh 200 hingga 600 juta orang di seluruh dunia atau 10 hingga 20% populasi. Perilaku menginang saat ini sudah jarang ditemui, kebiasaan menginang yang dulunya dilakukan secara bersama-sama sekarang telah berubah menjadi kebiasaan yang dilakukan secara perorangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisissikap dan tradisi dengan perilakumenginang sirih di Desa Labuhan Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari informan utama dan informan pendukung. Informan utama merupakan masyarakat Desa Labuhan baik laki-laki maupun perempuan yang memiliki kebiasaan menginang sirih, bersedia menjadi responden dan berada di tempat sewaktu penelitian dilaksanakan. Informan pendukung merupakan orang yang mempunyai peran dan mengetahui jelas mengenai tradisi menginang sirih di Desa Labuhan yaitu tokoh adat/pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkansikap masyarakat terhadap perilaku menginang sirih dipengaruhi oleh faktor pemahaman budaya, pengalaman emosional, dan niat untuk mempertahankan tradisi. Perilaku menginang sirih erat kaitannya dengan tradisi yang ada di Desa Labuhan yaitu sebagai tambang pembicaraan dan kebiasaan yang selalu ada dalam upacara adat seperti pernikahan dan aruh. Bukan hanya sebagai kebiasaan, menginang sirih juga dianggap simbol kekuatan tradisi adat yang ada sejak zaman jauh sebelum penjajahan Belanda.

 

Kata kunci: Perilaku menginang, menginang sirih, sikap, tradisi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI