DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Padi Sawah di Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah | |
| PENGARANG | : | MUJI RAHAYU | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-12-30 |
Sub sektor tanaman pangan merupakan salah satu sub sektor yang memiliki peran sangat penting dan strategis dalam menunjang kehidupan sebagian besar penduduk Indonesia, dikarenakan tanaman pangan mempunyai peran untuk ketersediaan pangan. Padi merupakan salah satu tanaman pangan utama di Indonesia yang menghasilkan makanan pokok terbesar yaitu beras. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah (2022), di Kalimantan Tengah pada tahun 2020 tercatat mempunyai luasan panen padi yaitu 125.310,54 ha dengan produksi mencapai 400.444,04 ton. Hasil produktivitas padi yang paling tinggi terdapat di Kabupaten Lamandau yakni 40,45 kuintal/ha. Selain Kabupaten Lamandau, Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kapuas, juga memiliki produktivitas yang cukup tinggi, yakni masing-masing sebesar 38,20 kuintal/ha dan 36,22 kuintal/ha. Sedangkan kabupaten Murung Raya memiliki produkitvitas sebesar 16,88 kuintal/ha dan produktivitas provinsi Kalimantan Tengah sebesar 31,96 kuintal/ha. Produktivitas Kabupaten Murung Raya terendah dibandingkan dengan kabupaten lain di Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi luas lahan, benih, pupuk padat, pupuk cair, pestisida, dan tenaga kerja terhadap produksi usahatani padi sawah, serta menganalisis tingkat efisiensi teknis usahatani padi sawah di Kabupaten Murung Raya, serta implikasinya untuk meningkatkan hasil output potensial.
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Murung Raya dengan memilih 2 kecamatan yang memiliki luas panen padi sawah terluas, terdiri dari Kecamatan Murung dan Kecamatan Permata Intan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode survei. Pengumpulan data dengan metode survei ini dibantu dengan dengan menggunakan kuesioner, agar pengambilan sampel dilapangan lebih terarah. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 petani padi sawah. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simpel random sampling yang merupakan salah satu teknik probability sampling. Penentuan unit sampling yang akan dipilih pada pengumpulan data dilapangan menggunakan sistem acak. Analisis data yang digunakan yakni analisis linear berganda fungsi produksi cobb-douglas pendekatan OLS dan pendekatan MLE untuk melihat efisiensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi luas lahan, benih, pupuk padat, pupuk cair, pestisida dan tenaga kerja ditemukan berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Kabupaten Murung Raya dengan tanda positif sesuai yang diharapkan, peningkatan produksi dan ekstensifikasi masih bisa dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang masih belum digarap. Sebaran efisiensi teknis usahatani padi berada pada kategori yang sudah efisiensi, karena semua petani berada pada tingkat efisiensi teknis usahatani di atas 0,70. Walaupun sudah efisien, produksi padi sawah ini tergolong masih rendah. Rendahnya produktivitas di Kabupaten Murung Raya antara lain disebabkan adanya dampak perubahan iklim dan tanah yang kurang subur. Rata-rata petani padi sawah didaerah penelitian efisien secara teknis dan variabel yang mempengaruhi inefisiensi teknis yakni variabel umur dan pendidikan petani,sedangkan jumlah anggota keluarga petani, pengalaman bertani, pendidikan non formal, keikutsertaan dalam kelompoktani dan keaktifan dalam penyuluhan tidak berpengaruh nyata.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI