DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA di Wilayah Terdampak Kabut Asap | |
| PENGARANG | : | SITI ZULFA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan salah satu dampak kesehatan utama yang timbul akibat paparan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA di wilayah terdampak kabut asap. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data retrospektif dari rekam medis 366 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi meliputi umur, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, dan riwayat ISPA. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square untuk menentukan hubungan antar variabel. Mayoritas pasien merupakan anak-anak (60,38%), laki-laki (53,82%), tidak bekerja (63,66%), memiliki tingkat pendidikan dasar atau tidak sekolah (56,01%), dan memiliki riwayat ISPA (53,55%). Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara umur (p = 0,011), jenis kelamin (p = 0,000), dan riwayat ISPA (p = 0,004) dengan kejadian ISPA. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pekerjaan (p = 0,067) dan pendidikan (p = 0,098) dengan kejadian ISPA. Faktor demografi seperti umur dan jenis kelamin, serta riwayat ISPA, menjadi faktor risiko signifikan dalam kejadian ISPA di wilayah terdampak kabut asap. Temuan ini mendukung pentingnya pencegahan dan penanganan kejadian ISPA dengan memfokuskan pada kelompok rentan, seperti anak-anak, perempuan, dan individu dengan riwayat ISPA, terutama dalam situasi peningkatan risiko paparan polusi udara kabut asap.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI