DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP MANIFESTASI RETINOPATI PADA PASIEN DIABETES MELITUS | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD IKHWAN FATHONI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-03 |
Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi tingginya kadar glukosa darah dikarenakan tubuh tidak dapat memproduksi cukup hormon insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Studi epidemiologis menunjukkan bahwa jenis kelamin, usia, dan latar belakang etnis merupakan faktor pemicu komplikasi DM. Retinopati diabetik (RD) merupakan komplikasi yang terjadi pada mata yang ditandai kerusakan pembuluh darah retina. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia dan jenis kelamin terhadap manifestasi retinopati pada pasien DM. Penelitian observasional analitik ini menggunakan pendekatan potong lintang pada 154 pasien yang tercatat di pangkalan data milik Poliklinik Endokrin RSUD Ulin Banjarmasin yaitu BEST-DIAB 2 (Borneo Wetland Study on Diabetes 2). Pengambilan sampel pasien retinopati diabetik dilakukan dengan teknik total sampling. Data dianalisis dengan uji chi square menggunakan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil dari penelitian ini didapatkan prevalensi RD yang berobat di Poliklinik Endokrin RSUD Ulin Banjarmasin pada Januari 2019 hingga Maret 2024 sebesar (30,1%), dengan jumlah penderita 196 orang dari 652 orang pasien DM. Manifestasi RD paling banyak berupa NPDR dengan jumlah 91 orang (59,1%), sedangkan PDR sebanyak 63 orang (40,9%). Penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara usia (p=0,203) dan jenis kelamin (p=0,667) terhadap manifestasi retinopati pada pasien DM di RSUD Ulin Banjarmasin.
Kata-kata kunci: usia, jenis kelamin, diabetes melitus, retinopati diabetik, BEST DIAB 2, RSUD Ulin Banjarmasin
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI