DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Pemindahan Lumpur Pada Sump Kuncir Selatan PT Antang Gunung Meratus Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan
PENGARANG:LITA DWI MAYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-03


Sedimen yang terkumpul di area tambang seiring waktu akibat aktivitas penambangan disebut lumpur tambang. Pengangkutan slurry pada operasional tambang batubara diperlukan jika area pit ingin dioptimalkan kembali. Bekerja di area berlumpur merupakan tugas yang berbahaya bagi kontraktor pertambangan, dan penanganan lumpur juga membutuhkan biaya operasional yang signifikan. Pengelolaan lumpur perlu dilakukan secara tepat waktu dan efisien melalui penambangan.Wilayah kerja PT Antang Gunung Meratus, tambang Warute, tempat studi kasus pengolahan lumpur ini dilakukan. Dimana pada tahun 2024 direncanakan akan dilakukan penanganan lumpur pada sump dengan jumlah lumpur sekitar 7071.167 m3 sehingga batubara yang ada di bawah lumpur sump dapat ditangani. Metode Slurry pump digunakan, dengan produksi 1610,0 m3/hari dan material yang tidak dapat dipompa maksimal. Masalah ini yang membuat waktu rencana menjadi sangat lama dan tidak efisien. Dengan kondisi tersebut perlu dilakukan penelitian dan perbaikan agar lumpur dapat ditangani,  dengan cepat, efisien dan aman. Oleh karena itu, dilakukan penanganan lumpur menggunakan metode konvensional dengan excavator dan truk atau metode load haul dump dengan produktivitas sebesar 5963,5 Bcm3/hari. Oleh karena itu, cara ini bisa menjadi pilihan untuk mengangkut lumpur di pit Warute.

Kata-kata kunci:Excavator, Lumpur, sump, slurry pump

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI