DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EVALUASI KESESUAIAN LAHAN RAWA PASANG SURUT SALIM BATU DENGAN MENGGUNAKAN METODE LAND UNIT KABUPATEN BULUNGAN | |
| PENGARANG | : | ERHAMI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-04-09 |
ABSTRAK
Evaluasi Kesesuaian Lahan Rawa Pasang Surut Salim Batu Dengan Menggunakan Metode Land Unit Kabupaten Bulungan
Erhami
H2A312007
Dr. Ir. Achmad Rusdiansyah, M.T
Lahan pasang surut memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan merupakan pilihan strategis dalam menghadapi tantangan peningkatan produksi pertanian, swasembada pangan yang semakin kompleks, juga untuk mengimbangi alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian. Dalam pengembangannya selain memiliki potensi untuk pertanian lahan pasang surut juga memiliki berbagai kendala seperti Drainase yang buruk, kemasaman tanah, terbentuknya pirit, rendahnya unsur hara dan intrusi air asin.
Penulisan tesis ini meliputi kondisi lingkungan dan tanah yang diamati dilapangan yaitu kondisi iklim, drainase lahan, kedalaman, muka air tanah, tekstur, struktur, dan kedalaman sulfidik dari boring dan hasil laboratorium.
Berdasarkan penelitian disimpulkan topografi tergolong datar dengan kelerengan 0-3%, kondisi iklim dengan curah hujan rata-rata 230,88mm/tahun, dengan suhu 25,900C–27,900C,hasil evaluasi kesesuaian lahan SPT I Drainase Terhambat (Aluvial Hidrik), SPT II Drainase Agak Baik (Aluvial Eutric), SPT III Drainase Baik (Podsolik Haplik). tipe luapan sebagian besar tergolong kategori A dan B, Umumnya Daerah Rawa Salim Batu hampir diseluruh lokasi tidak memiliki tanah dengan ketebalan gambut >40 cm, hanya diareal utara diketemukan ketebalan 100-300 cm dengan tingkat kematangan Gambut hemik dan fibrik (masih mentah) dan tidak cocok untuk areal pertanian.
Memiliki kelas kesesuaian lahan aktual S3 Sesuai margin yaitu sesuai bersyarat (faktor pembatas Ketersediaan unsur hara, retensi, perbaikan drainase, pengaturan air dan genangan) Pemberian pupuk dari luar sehingga kesesuaian lahan menjadi cukup sesuai (S2) dan tidak sesuai permanen (N2) pada lokasi SPT III (faktor pembatas adalah lahan tambak dan hutan konservasi), dengan pengapuran dan pengelolaan tingkat tinggi sehingga mampu meningkatkan kelas kesesuaian lahan potensialnya menjadi S2.
Kata Kunci: Evaluasi, Lahan Rawa, Satuan Lahan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI