DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | POLA KUMAN DAN KEPEKAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN LUKA KAKI DIABETES DI RSUD ULIN BANJARMASIN PERIODE 2023–2024 | |
| PENGARANG | : | AMANDA SABRINA BELLANTY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
Infeksi kaki diabetes adalah penyebab utama amputasi ekstremitas bawah dan kematian sehingga terapi cepat dan tepat perlu dilakukan untuk menghindari prognosis buruk. Tujuan penelitian adalah mengetahui pola kuman dan kepekaan antibiotik pada pasien luka kaki diabetes. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif menggunakan hasil kultur dan uji kepekaan antibiotik pasien luka kaki diabetes di RSUD Ulin Banjarmasin periode Mei 2023–Mei 2024. Penelitian ini mendapatkan 43,5% kultur positif dan 56,5% kultur negatif, serta 88,1% infeksi monomikroba dan 11,9% infeksi polimikroba. Infeksi bakteri sering terjadi pada derajat keparahan Wagner 3 (63,6%) dengan bakteri terbanyak adalah Staphylococcus aureus (35,1%). Antibiotik yang sering digunakan adalah metronidazole (22%) dan ceftriaxone (18%). Bakteri gram negatif (67,7%) lebih sering ditemukan daripada bakteri gram positif (33,3%) dengan bakteri terbanyak adalah Staphylococcus aureus (33,3%) dan Escherichia coli (25,3%). Hasil uji kepekaan antibiotik menunjukkan bakteri gram positif 100% sensitif terhadap linezolid, tigecycline, nitrofurantoin, dan rifampicin, serta bakteri gram negatif sensitif terhadap meropenem (93,9%), ertapenem (93,3%), dan piperacillin/tazobactam (80%). Penelitian ini menemukan 80% Staphylococcus aureus adalah MRSA, serta 73,7% Escherichia coli, 100% Klebsiella pneumoniae, dan 11,1% Proteus mirabilis penghasil ESBL.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI