DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PROFIL NILAI FRACTURE RISK ASSESSMENT TOOL (FRAX® TOOL) PADA PASIEN GERIATRI YANG MENGALAMI OSTEOPOROSIS DI RSUD ULIN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUTIARA ADHWA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-06 |
Osteoporosis adalah penyakit tulang yang terjadi pada pasien geriatri, terutama wanita pascamenopause. Penyakit ini meningkatkan risiko fraktur yang
signifikan, terutama pada tulang pinggul dan vertebra. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan profil nilai Fracture Risk Assessment Tool (FRAX® Tool)
pada pasien geriatri dengan osteoporosis di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini
menggunakan metode observasional deskriptif dengan desain cross-sectional
dilakukan pada 70 pasien geriatri yang memenuhi kriteria inklusi. Data diambil dari rekam medis dan wawancara menggunakan instrumen FRAX® Tool Bahasa Indonesia. Variabel yang diteliti meliputi usia, indeks massa tubuh (IMT), riwayat fraktur, kebiasaan merokok dan alkohol, konsumsi glukokortikoid, dan perhitungan hasil risiko fraktur. Hasil menunjukkan mayoritas pasien adalah perempuan (88,6%) dengan IMT normal hingga obesitas (71,4%). Sebagian besar pasien tidak memiliki riwayat fraktur sebelumnya (87,1%) maupun riwayat fraktur pada orang tua (98,6%). Konsumsi alkohol dan merokok juga rendah dalam populasi ini. Nilai risiko fraktur osteoporosis mayor pada sebagian besar pasien tergolong rendah (<20% dalam 10 tahun ke depan), sedangkan risiko fraktur pinggul bervariasi, dengan 38,6% pasien memiliki risiko tinggi (≥3%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa FRAX® Tool efektif dalam mengidentifikasi pasien osteoporosis dengan risiko tinggi fraktur di RSUD Ulin Banjarmasin. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar intervensi preventif untuk mengurangi komplikasi fraktur pada pasien geriatri dengan osteoporosis.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI