DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Perbedaan Aktivitas Eritropoiesis pada Leukemia Mieloblastik Akut dan Leukemia Limfoblastik Akut
PENGARANG:AGATHA THEODORA DESVITA RAHARJO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Leukemia mieloblastik akut (LMA) dan leukemia limfoblastik akut (LLA) merupakan dua subtipe leukemia akut yang memiliki dampak berbeda terhadap eritropoiesis. Eritropoiesis adalah proses produksi eritrosit yang dipengaruhi oleh keberadaan sel progenitor dan aktivitas sumsum tulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan aktivitas eritropoiesis pada pasien dewasa LMA dan LLA dengan menggunakan parameter hitung retikulosit, low fluorescence ratio (LFR), middle fluorescence ratio (MFR), high fluorescence ratio (HFR), dan immature reticulocyte fraction (IRF).Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini dilakukan secara retrospektif pada pasien dewasa di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2021-2024. Hasil dari penelitian ini terdiri dari 45 pasien LMA dan 45 pasien LLA. Median usia pasien adalah 40 tahun pada LMA dan 41 tahun pada LLA. Analisis menunjukkan bahwa parameter MFR berbeda signifikan antara pasien LMA (12,4 [0,0-23,4]) dan LLA (17,1 [1,6-170,0]) dengan nilai p < 0,001. Sementara itu, retikulosit absolut, retikulosit persen, LFR, HFR, dan IRF, tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya perbedaan signifikan dalam parameter aktivitas eritropoiesis antara pasien LMA dan LLA, yang mencerminkan variasi patofisiologi kedua jenis leukemia ini. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengelolaan klinis, terutama dalam memprediksi kebutuhan transfusi dan tingkat keparahan anemia pada pasien leukemia akut.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI