DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN INSOMNIA PADA MASYARAKAT RAWAN BANJIR DI DESA PINGGIRAN SUNGAI MARTAPURA
PENGARANG:ARISTA DEWI ANGGRAINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-07


Latar Belakang : Banjir memicu terjadinya kecemasan pada masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran sungai. Kecemasan adalah respons emosional terhadap ancaman yang datang. Kecemasan yang dimiliki seseorang dapat menyebabkan insomnia. Insomnia yaitu gangguan pada tidur yang bersifat akut, diindikasikan dengan susah mengawali tidur, mempertahankan keadaan tidur, dan juga permasalahan subjektif berupa buruknya kualitas tidur.

Tujuan : Mengetahui hubungan kecemasan dengan insomnia pada Masyarakat rawan banjir di Desa Pinggiran Sungai Martapura.

Metode : Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah simple random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 83 masyarakat rawan banjir. Instrumen yang digunakan yakni lembar kuesioner data demografi, kuesioner SAS (Self Anxiety Scale) Indonesia dan kuesioner RIS (Regensburg Insomnia Scale). Analisis data yang digunakan adalah uji spearman rank.

Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan insomnia pada Masyarakat rawan banjir di Desa Pinggiran Sungai Martapura dengan nilai p-value = 0,001 dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0.873.

Diskusi : Kecemasan dan insomnia memiliki arah hubungan positif, yang bermakna jika kecemasan meningkat maka insomnia juga akan mengalami peningkatan. Intervensi manajemen kecemasan diperlukan untuk menangani kecemasan sehingga kejadian insomnia juga ikut teratasi.

 

Kata Kunci :  banjir, insomnia, kecemasan. 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI