DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK DAN FRAKSI DAUN GALAM (Melaleuca cajuputi) ASAL KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | AMALINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-08 |
Tumbuhan galam (Melaleuca cajuputi) merupakan jenis tumbuhan yang menyebar serta hidup secara alami pada lahan rawa maupun ditanam oleh masyarakat. Secara empiris, tumbuhan M. cajuputi berkhasiat sebagai obat inflamasi seperti radang usus, nyeri tenggorokan, gatal-gatal pada kulit, dan rematik. Tumbuhan ini mengandung metabolit sekunder golongan senyawa flavonoid yang diduga dapat berfungsi sebagai agen antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi n-butanol daun M. cajuputi asal Kalimantan Selatan menggunakan metode penghambatan denaturasi protein berdasarkan nilai IC50. Penelitian ini menggunakan natrium diklofenak sebagai kontrol positif. Hasil uji aktivitas antiinflamasi menunjukkan bahwa nilai IC50 natrium diklofenak, ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi n-butanol daun M. cajuputi secara berturut-turut sebesar 14,948 ppm; 51,577 ppm; 61,700 ppm; 22,795 ppm; dan 61,912 ppm. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan nilai IC50 setiap konsentrasisampel uji jika dibandingkan dengan natrium diklofenak, ekstrak dengan fraksi, dan fraksi dengan fraksi (kecuali fraksi nheksana dengan fraksi n-butanol). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi nbutanol daun M. cajuputi memiliki aktivitas antiinflamasi, tetapi aktivitas antiinflamasinya lebih lemah dibandingkan natrium diklofenak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI