DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PROFIL METABOLIT DAN AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN DAUN BENALU BATU (Paraboea sp.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI IN VITRO
PENGARANG:ALFATH RESTU ANGGITA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Benalu batu (Paraboea sp.) adalah tumbuhan yang secara empiris digunakan masyarakat sebagai obat. Bagian tumbuhan yang biasa digunakan adalah infusa dari daun, batang, akar dan bunga. Penelitian mengenai potensi benalu batu sebagai antiinflamasi masih tergolong sedikit, sehingga diperlukan penelitian untuk eksplorasi potensi benalu batu sebagai obat secara ilmiah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis aktivitas antiinflamasi dan profil metabolit sekunder yang ada pada fraksi n-heksan daun benalu batu (Paraboea sp.) (FHDP). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif laboratorik. Uji aktivitas antiinflamasi FHDP dilakukan dengan cara uji aktivitas penghambatan denaturasi protein in vitro yang diukur dengan alat spektrofotometer UV-Vis pada λ 416 nm. Analisis metabolit sekunder pada FHDP menggunakan metode UPLC-MS. Hasil aktivitas antiinflamasi FHDP pada konsentrasi 12,5 ppm, 25 ppm, 50 ppm dan 100 ppm berturut-turut adalah 48,413%, 56,878%, 79,101% dan 82,804%. Dari data tersebut didapatkan nilai IC50 nya adalah 14,84 ppm. Aktivitas antiinflamasi FHDP lebih besar dibandingkan dengan kontrol standar natrium diklorofenak yang memiliki nilai IC50 35,89 ppm. Hasil analisis metabolit sekunder FHDP didapatkan lima senyawa dengan konsentrasi tertinggi, yaitu golongan seskuiterpene, golongan peptide, turunan klorofil, dan turunan quinolone. Tiga dari keempat senyawa metabolit sekunder yang ditemukan dengan konsentrasi tertinggi memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi. Fraksi n-heksan daun benalu batu berpotensi sebagai antiinflamasi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI