DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN JUMLAH TROMBOSIT DENGAN KADAR CA-125 PADA KANKER OVARIUM TIPE EPITEL DI RSUD ULIN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NESYA KAMILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
ABSTRAK
HUBUNGAN JUMLAH TROMBOSIT DENGAN KADAR CA-125 PADA KANKER OVARIUM TIPE EPITEL DI RSUD ULIN BANJARMASIN
Nesya Kamila
Kanker ovarium merupakan pertumbuhan sel yang tidak normal sehingga dapat menyebabkan trauma pada jaringan ovarium. Tumor marker yang digunakan pada pemeriksaan kanker ovarium yaitu CA-125 dengan nilai normal < 35 U/mL. Tumor marker CA-125 yang digunakan untuk memprediksi keganasan dengan cutt off ≥ 35 U/mL. Pemeriksaan hematologi juga dilakukan salah satunya yaitu trombosit. Jumlah trombosit mengalami peningkatan >400.000 µl yaitu terjadi trombositosis pada kasus kanker ovarium, sehingga turut berkontribusi pada perkembangan kanker. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional retrospektif pada pasien kanker ovarium tipe epitel di RSUD Ulin Banjarmasin Periode 2021-2023. Sampel yang digunakan sebanyak 39 data rekam medis pasien menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan dari 39 pasien didapatkan usia responden terbanyak >40 tahun (66,7%), sudah kawin (89,7%), dan belum menopause (71,8%). Kadar CA-125 dengan nilai ≥ 35 U/mL didapatkan sebanyak 66,7% dan jumlah trombosit dengan nilai >400.000 didapatkan sebanyak 51,3%. Hubungan kadar CA-125 dengan jumlah trombosit pada kanker ovarium memiliki nilai r = 0,290 dengan p = 0,073. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang cukup tetapi tidak bermakna signifikan secara statistic dengan arah korelasi positif antara jumlah trombosit dengan kadar CA-125 pada kanker ovarium tipe epitel.
Kata-kata kunci: kanker ovarium tipe epitel, CA-125, trombosit
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI