DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Keaktifan Mahasiswa Kedokteran Berorganisasi terhadap Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
PENGARANG:RAMADHANI AKBAR INDRATMA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Mahasiswa kedokteran adalah individu yang menempuh pendidikan tinggi untuk menjadi tenaga medis profesional, dituntut menguasai pengetahuan medis sekaligus kemampuan interpersonal, manajemen, dan kepemimpinan, yang dapat diasah melalui keaktifan dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keaktifan mahasiswa kedokteran dalam organisasi terhadap Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa PSKPS FKIK ULM angkatan 2021. Pendekatan penelitian menggunakan metode observasional kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 145 responden menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa 70,3% mahasiswa aktif berorganisasi, dengan HIMA PSKPS sebagai organisasi yang paling diminati. Sebagian besar mahasiswa berada pada kategori IPK “Lulus dengan Sangat Memuaskan” (62,1%) dengan nilai ≥3,01. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara keaktifan berorganisasi dan IPK mahasiswa (P-value = 0,088). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keaktifan mahasiswa dalam organisasi tidak memberikan pengaruh signifikan secara statistik terhadap prestasi akademik, namun tetap memiliki manfaat dalam pengembangan keterampilan. Rekomendasi mencakup pengelolaan waktu yang efektif untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dan non-akademik.

 

Kata-kata kunci:  indeks prestasi kumulatif, keaktifan berorganisasi, mahasiswa          kedokteran

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI