DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI KOPI DAN VOLUME PROSTAT PADA PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA DI RSKB BANJARMASIN SIAGA
PENGARANG:ANGGA SAPUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Benign prostatic hyperplasia (BPH) merupakan kelainan histologis yang ditandai dengan proliferasi sel epitel serta stroma prostat. Kandungan kafein dalam kopi dapat memengaruhi metabolisme hormon androgen pada kelenjar prostat, di mana lama konsumsi kopi dan jumlah konsumsi kopi per hari dapat berkontribusi pada perbesaran volume prostat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi kopi dan volume prostat pada pasien BPH. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional pendekatan retrospektif pada 30 pasien yang telah didiagnosis BPH dan menjalani transabdominal ultrasonography di RSKB Banjarmasin Siaga pada tahun 2024. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan analisis menggunakan uji non-parametrik spearman dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara lama konsumsi kopi dan volume prostat (p = 0,119, r = -0,290) serta jumlah konsumsi kopi per hari dan volume prostat pada pasien BPH (p = 0,136, r = 0,278). Kesimpulan penelitian ini adalah kebiasaan konsumsi kopi, baik dari segi lama konsumsi maupun jumlah cangkir per hari, tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan volume prostat pada pasien BPH. Penelitian ini memerlukan kajian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor lain yang dapat memengaruhi volume prostat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI