DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI PELEPASAN IN VITRO SEDIAAN MICRONEEDLE PATCH YANG MENGANDUNG EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH PETAI (Parkia speciosa Hassk) | |
| PENGARANG | : | RISLA PATIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-13 |
Jerawat merupakan penyakit kulit yang pernah dialami 85% orang sepanjang hidup. Microneedle patch merupakan sediaan yang efektif dan efisien dalam pengobatan jerawat dengan menggunakan jarum berukuran mikrometer dengan bagian puncaknya yang tajam sehingga dapat menembus kulit. Kulit buah Parkia speciosaHask. merupakan limbah organik yang berpotensi sebagai antijerawat karena kandungan fenoliknya. Senyawa fenolik yang terlepas dari sediaan diharapkan mampu melintasi struktur kulit terdalam sehingga tercapainya efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak kandungan fenolik total ekstrak serta pengaruh variasi konsentrasi ekstrak kulit buah P. speciosa terhadap jumlah kumulatif dan kecepatan pelepasan senyawa fenolik. Penetapan kadar fenolik total ekstrak kulit buah P. speciosa menggunkan pereaksi Folin-Ciocalteu. Microneedle patch diformulasi dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak kulit buah P. speciosayaitu 0,6 gram; 0,8 gram; dan 1 gram. Microneedle patch dilakukan uji pelepasan menggunakan sel difusi Franz. Hasil kadar fenolik total ekstrak kulit buah P. speciosa diperoleh sebesar 9,5710%b/b. Jumlah kumulatif fenolik yang terlepas pada menit ke-300 secara berturut-turut sebesar 444,7879±1,6758, 503,3519±3,0147, dan 546,8326±2,4181 sedangkan kecepatan pelepasan sebesar 2,6457±0,0273, 3,2919±0,0216, dan 3,9387±0,0097. Penelitian ini dapat disimpulkan ekstrak kulit buah P. speciosa memliki kadar fenolik total dan variasi kandungan ekstrak kulit buah P. speciosa dalam microneedle patch memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah kumulatif dan kecepatan pelepasan fenolik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI