DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Tinjauan Teori Health Belief Model terhadap Swamedikasi Sakit Kepala (Studi Observasional Analitik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat)
PENGARANG:NOR ANNISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-14


Swamedikasi merupakan upaya mengobati sakit tanpa adanya intervensi dari tenaga kesehatan berupa pemberian resep obat. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS), menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan memiliki persentase swamedikasi tertinggi di Indonesia, yaitu pada tahun 2021 sebesar 91,91%, tahun 2022 sebesar 92,53% dan tahun 2023 dengan persentase sebesar 89,08%. Swamedikasi banyak dilakukan untuk mengatasi keluhan sakit yang masih tergolong ringan misalnya sakit kepala. Penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang banyak diobati secara mandiri termasuk di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan swamedikasi sakit kepala pada mahasiswa Program Sarjana Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat berdasarkan teori Health Belief Model. Desain penelitian menggunakan desain cross-sectional, melibatkan 206 mahasiswa program sarjana Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat sebagai responden. Hasil analisis membuktikan hubungan yang berarti antara persepsi kerentanan (p-value=0,013) dan persepsi keparahan (p-value=0,030) dengan swamedikasi sakit kepala. Namun, tidak ditemukan hubungan antara persepsi manfaat (p-value=0,055), persepsi hambatan (p-value=0,495) dan dorongan untuk bertindak (p-value=0,429) dengan swamedikasi sakit kepala. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan perilaku swamedikasi sakit kepala adalah persepsi kerentanandan persepsi keparahan, sedangkan persepsi manfaat, persepsi hambatandan dorongan untuk bertindak tidak berhubungan secara signifikan dalam mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk melakukan swamedikasi sakit kepala. Rekomendasi mencakupedukasi swamedikasi dan penggunaan obat rasional, selain itu mahasiswa diharapkan mempertimbangkan konsultasi ke tenaga kesehatan untuk nyeri kepala hebat.

 

Kata kunci: Swamedikasi, sakit kepala, health belief model

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI