DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KUALITAS KIMIAWI PEMPEK LENJER DI UKM MARTAPURA | |
| PENGARANG | : | M. RIYANDA EKA SAPUTRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-15 |
Pempek Palembang Windy adalah salah satu usaha kecil menengah (UKM) yang berlokasi di Martapura dan bergerak di bidang makanan, khususnya dalam pengolahan pempek. Pempek adalah hidangan tradisional khas Palembang yang terbuat dari campuran daging ikan giling dan tepung tapioka. Ikan yang digunakan di UKM Martapura berasal dari ikan laut yaitu Ikan Tenggiri (Scomberomorus commersonii). Ikan tenggiri mengandung ±21,40% protein, ±0,56% lemak, ±0,61% karbohidrat, dan ±76,50% air. Pempek lenjer umumnya terbuat dari tepung tapioka, dan daging giling ikan tenggiri sebagai bahan baku utamanya. Kualitas pempek yang dihasilkan di UKM Martapura belum diketahui, pempek yang tidak habis terjual dalam 1 hari umumnya disimpan kembali dalam freezer selanjutnya besok harinya akan dijual dan mengalami pemanasan kembali. Pemanasan pempek yang berulang akan mempengaruhi kualitas produk atau nilai gizi pempek lenjer. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembekuan dan perebusan terhadap kualitas kimiawi (kadar protein, lemak, air, abu, dan karbohidrat) dari pempek lenjer produksi UKM Martapura. Rancangan penelitian yang digunakan adalan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 sampel (3 perlakuan dan 2 ulangan), A (Pempek lenjer tanpa dibekukan, direbus ke-1 kali dan digoreng), B (Pempek lenjer dibekukan 1 kali, direbus ke-2 kali dan digoreng), dan C (Pempek lenjer dibekukan 2 kali, direbus ke-3 kali dan digoreng). Proses pembekuan dan perebusan berulang pada pempek lenjer berpengaruh nyata terhadap kadar lemak dan abu, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar protein, air, dan karbohidrat. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan C (pempek lenjer dibekukan ke 2 kali, direbus ke 3 kali, dan digoreng) masih memenuhi standar SNI.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI