DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Laju Erosi dan Sedimentasi pada Dua Embung di Kawasan Perkantoran Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan untuk Pemenuhan Ketersediaan Air (Studi Kasus Embung Kebun Raya Banua dan Embung Kampung Banjar di Kota Banjarbaru) | |
| PENGARANG | : | SRI MAULIDAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-16 |
Ketersediaan air untuk kebutuhan resapan dan pariwisata pada kawasan pusat perkantoran pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan berasal dari Embung Kebun Raya Banua dan Embung Kampung Banjar. Ketinggian air embung harus memenuhi kebutuhan air yang ada pada kawasan tersebut. Erosi dan sedimentasi dapat menyebabkan ketinggian air embung berkurang, sehingga diperlukan penelitian ini untuk mengetahui laju erosi dan sedimentasi pada Embung Kebun Raya dan Embung Kampung Banjar.
Pada penelitian ini, pengumpulan data primer meliputi pengukuran sedimen di lapangan. Data sekunder yang digunakan berupa data curah hujan, data tata guna lahan, data jenis tanah, data topografi, dan data konservasi tanah. Adapun perhitungan laju erosi dan sedimentasi menggunakan metode USLE, MUSLE, dan pengukuran lapangan.
Berdasarkan hasil analisis, didapatkan laju erosi metode USLE pada Embung Kebun Raya Banua sebesar 79,486 ton/ha/tahun dan laju sedimentasi sebesar 25,980 ton/ha/tahun dengan ketinggian air 62,730 m/tahun, berdasarkan metode MUSLE didapatkan laju erosi dan sedimentasi sebesar 26,364 ton/ha/tahun dengan ketinggian air 62,729 m/tahun, dan berdasarkan pengukuran lapangan didapatkan laju sedimentasi sebesar 13,836 ton/ha/tahun dengan ketinggian air 62,776 m/tahun. Pada Embung Kampung Banjar, didapatkan laju erosi metode USLE sebesar 8,779 ton/ha/tahun dan laju sedimentasi sebesar 2,954 ton/ha/tahun dengan ketinggian air 36,526 m/tahun, berdasarkan metode MUSLE didapatkan laju erosi dan sedimentasi sebesar 3,380 ton/ha/tahun dengan ketinggian air 36,525 m/tahun, dan berdasarkan pengukuran lapangan didapatkan laju sedimentasi sebesar 14,684 ton/ha/tahun dengan ketinggian air 36,500 m/tahun. Meskipun terdapat sedimentasi, ketersediaan air pada kedua embung masih memenuhi untuk kebutuhan resapan dan pariwisata dengan ketinggian air ± 62 m/tahun pada Embung Kebun Raya Banua dan ± 36 m/tahun pada Embung Kampung Banjar.
Kata Kunci: Erosi, Sedimentasi, USLE, MUSLE, Embung
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI