DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN BEBAN KERJA, RITME SIRKADIAN DAN STATUS GIZI DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT (Studi observasional analitik RSUD Ratu Zalecha Martapura)
PENGARANG:ANITA SALSABILLA APRILIA ADZRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-16


Kelelahan merupakan suatu mekanisme perlindungan tubuh agar tubuh terhindar dari kerusakan lebih lanjut sehingga tubuh dapat melakukan pemulihan setelah istirahat. Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) tahun 2018, setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal akibat kecelakaan kerja yang sebagian disebabkan oleh kelelahan kerja, sementara berdasarkan Profil Keselamatan dan Kelelahan Kerja Nasional tahun 2020 mencatat 526 kasus kelelahan kerja, dan data Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan tahun 2021 menunjukkan 7.298 kasus kecelakaan kerja, dengan 9% di antaranya disebabkan oleh kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 124 perawat ruang rawat inap RSUD Ratu Zalecha Martapura, yang diambil dari populasi 180 orang dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner KAUPK2 untuk kelelahan kerja, kuesioner beban kerja oleh Nursalam, Morningness-Eveningness Questionnaire (MEQ) untuk ritme sirkadian, dan observasi Indeks Massa Tubuh untuk status gizi. Hasil uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara beban kerja (p value = 0,002), ritme sirkadian (p value = 0,024), dan status gizi (p value = 0,008) terhadap kelelahan kerja. Oleh karena itu, perawat disarankan untuk memanfaatkan waktu istirahat secara optimal, menerapkan gaya hidup sehat, dan mengikuti pelatihan pengelolaan kelelahan kerja guna menjaga energi, daya tahan tubuh, serta kualitas pelayanan kepada pasien.

 

Kata kunci: Kelelahan kerja, beban kerja, ritme sirkadian, status gizi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI