DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KAJIAN PENGENDALIAN GENANGAN MELALUI PENYUSUNAN DATABASE BERBASIS GIS PADA JARINGAN SUNGAI DI KOTA KUALA KAPUAS
PENGARANG:HENRY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-04-12


KAJIAN PENGENDALIAN GENANGAN MELALUI PENYUSUNAN

DATABASE BERBASIS GIS PADA JARINGAN SUNGAI

 DI KOTA KUALA KAPUAS

 

 

HENRY

Henry, 2019, Kajian Pengendalian Genangan Melalui Penyusunan Database berbasis GIS Pada Sungai Dalam Kota Kapuas Tesis Program Studi Manajemen Rawa  Pasca Sarjana Universitas Lambung Mangkurat ,

 Pembimbing I.  Dr. Rony Riduan, ST. MT.Pembimbing II.  Dr Mahmud ,S.T., M.T.

 

Abstrak

Perkembangan Kota Kuala Kapuas yang dinamis  diikuti oleh perkembangan penduduk yang cepat perlu sebuah perencanaan dan pengembangan kota yang memperhatikan segala macam aspek termasuk kemungkinan terjadinya genangan pada beberapa lokasi. Berdasarkan uraian yang ada maka permasalahan dalam penelitian ini , bagaimana database pada sungai sungai di kota Kuala Kapuas berbasis GIS. Berapa besar luas daerah genangan dan prioritas penanganan pada sungai di kota Kuala Kapuas berdasarkan database GIS.

Tujuan penelitian merupakan faktor yang penting dalam suatu penelitian, sebab dengan mengemukakan tujuan penelitian akan dapat memberikan gambaran tentang arah suatu penelitian. Adapun penulisan tesis ini sesuai dengan judul yang di kemukakan di atas, mempunyai tujuan sebagai berikut: menyusun database pada sungai sungai di kota Kuala Kapuas berbasis GIS.Mendapatkan luas daerah genangan dan prioritas penanganan pada sungai di kota Kuala Kapuas berdasarkan database GIS. Lingkup masalah yang diteliti adalah :kondisi dan identifikasi kondisi sungai dalam Kota Kapuas.Hanya memetakan potensi genangan di bantaran sungai dalam kota Kuala Kapuas.Membuat data base berbasis GIS dengan data sekunder untuk data base sungai hanya di kota Kuala Kapuas.

Kesimpulan melalui penelitian yang dilakukan berhasil dibuat sebuah system informasi database GIS yang bisa memberikan data untuk mengetahui potensi terjadinya genangan pada areal dalam kota Kuala Kapuas serta tindakan penanganannya. Berhasil dibuat sebuah database yang juga dapat memberikan informasi luas area tergenang serta rekomendasi tindakan penanganan sungai dalam area Kota Kuala Kapuas. Melalui analisa data lapangan dan database QGIS di peta yang dibuat dapat diketahui Luasan area serta tindakan penanganan yang dilakukan berdasar lokasi desa/ kelurahan : Desa Selat Hulu luas Kecamatan Selat. Desa Selat hulu potensi genangan 420 Ha potensi genangan sedang parimeter sungai jalan di atas tanggul skor 10,  kondisi pintu air skor 30, kondisi siring skor 10, lebar sungai skor 10, kedalaman sungai skor 30, gulma sungai skor skor 10, potensi genangan dengan area berwarna hijau, rekomendasi tindakan penanganan yang dapat dilakukan berupa perbaikan sedang yaitu berupa pemeliharaan sungai dengan pembersihan gulma pada sungai yang ada di area. Desa Selat Dalam Kecamatan Selat. Desa Selat Dalam potensi genangan luas 691 Ha kondisi skor sungai berdasarkan parimeter yang ada jalan diatas tanggul skor 10, pintu air skor 10, siring sungai 30, lebar sungai 10, kedalaman sungai 10, gulma didalam sungai 10 sehingga dapat disimpulkan pada lokasi areea desa Selat Dalam, lokasi area berwarna biru,  genangan rendah dan tindakan penanganan  perlu perbaikan kecil. Desa Pulau Telo Baru Kecamatan Selat. Desa Pulau Telo Baru luas area potensi genangan 1.206 Ha, kondisi jalan diatas tangggul skor 10, kondisi pintu air skor 30, kondisi siring sungai skor 30, kondisi lebar sungai skor 10, kondisi kedalaman sungai skor 10, kondisi gulma di dalam sungai skor 10, kondisi area desa Pulau telo Baru dengan warna area hijau, pemeliharaan area dengan rekomendasi penanganan perbaikan sedang berupa pembersihan gulma. Desa Selat Utara luas area potensi genangan 1.371 Ha, kondisi jalan diatas tanggul skor 10, kondisi pintu air skor 10, kondisi siring skor 30, kondisi lebar sungai skor 10, kondisi kedalaman skor 10, gulma skor 10, potensi genangan area warna merah, rekomendasi perbaikan besar. Berupa pembersihan gulma dan angkat lumpur serta perbaikan bantaran sungai. Desa Selat Utara luas area Potensi genangan 1.371 Ha, kondisi jalan diatas tanggul skor 10, pintu air skor 10, siring sungai skor 30, lebar sungai 10, kedalaman sungai 10, gulma di sungai skor 10, area Desa Selat Utara berwarna merah potensi genangan dengan rekomendasi penanganan perbaikan besar berupa angkat gulma dan pembersihan lumpur dan bantaran sungai. Desa Teluk Palinget kecamatan Pulau Petak luas potensi genangan 2357 Ha, dengan kondisi jalan diatas tanggul skor 10, pintu air  skor 30, siring skor 10, lebar sungai 30, kedalaman sungai 10, gulma disungai skor 30, area Desa Teluk Palinget  berwarna hijau dengan kondisi pemeliharaan area  rekomendasi penanganan perbaikan sedang. Desa Basarang kecamatan Basarang luas potensi genangan 2039 Ha, dengan kondisi jalan diatas tanggul skor 10, pintu air skor 10, siring skor 30, lebar sungai skor 30, kedalaman sungai skor 50, gulma skor 30. Area desa Basarang dengan warna biru,  tindakan penanganan, penanaganan rendah rekomendasi perbaikan sedang pada area desa Basarang.

Kata kunci : Database saluran dalam Kota Kapuas berbasis GIS dalam antisipasi genangan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI