DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KAJIAN KANDUNGAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd), TEMBAGA (Cu) DAN TIMBAL (Pb) PADA ALIRAN IRIGASI SUNGAI PARING KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:AHMAD TAUSHA RIZKY SARTANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-31


Sistem irigasi Sungai Paring di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berperan penting sebagai sumber air bagi pertanian dan perikanan. Namun, pemanfaatan air irigasi ini oleh masyarakat untuk keperluan rumah tangga dan pembuangan limbah berisiko menimbulkan pencemaran logam berat, termasuk Kadmium (Cd), Tembaga (Cu), dan Timbal (Pb), yang dapat membahayakan keutuhan lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsentrasi logam berat Cd, Cu, dan Pb pada aliran irigasi Sungai Paring dan menilai kelayakan air tersebut untuk kegiatan perikanan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.Pada bulan September 2024 telah dilakukan penelitian di tiga stasiun berbeda di sepanjang saluran irigasi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Selama kurun waktu dua minggu, sampel air diambil sebanyak lima kali dan selanjutnya dianalisis di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Banjarbaru menggunakan Spektrometri Serapan Atom (SSA) sesuai dengan SNI 06-6989.84-2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi logam berat adalah Cd <0,0063 mg/L, Cu <0,095 mg/L, dan Pb <0,0064 mg/L. Perbedaan yang nyata antar lokasi ditunjukkan dengan uji statistik one-way ANOVA (p <0,05).Berdasarkan hasil penelitian, kadar Cd dan Pb memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam PP No. 22 Tahun 2021 golongan 3, sedangkan Cu berada pada Batas minimum Limit Of Quantification (LOQ) yaitu 0,095 mg/L, sehingga hasil penelitian tidak dapat dipastikan. Secara ringkas, air irigasi dari Sungai Paring dinilai aman untuk kegiatan perikanan.

 

Kata Kunci: Irigasi, Logam Berat, Kadmium, Tembaga, Timbal

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI