DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KINERJA KITOSAN SEBAGAI KOAGULAN PENDAMPING DALAM MENURUNKAN KADAR SENYAWA ORGANIK PADA LIMBAH DETERGEN | |
| PENGARANG | : | TIARA DAMAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-31 |
Kitosan merupakan biopolimer alami yang diperoleh dari limbah udang, dan merupakan alternatif yang ramah lingkungan untuk menggantikan atau melengkapi penggunaan tawas (Al2(SO4)3) dalam proses koagulasi-flokulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kitosan sebagai koagulan pendamping dalam menurunkan kadar senyawa organik, serta menganalisis pengaruh variasi dosis dan pH pada kitosan, baik sebagai koagulan tunggal maupun kombinasi terhadap penurunan kadar senyawa organik. Analisis senyawa organik dilakukan menggunakan metode titrasi permanganometri sesuai dengan SNI 06-6989.22- 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum kitosan sebagai koagulan tunggal adalah 1 mg/L dengan penurunan kadar senyawa organik sebesar 3,98%, sedangkan tawas pada dosis 5 mg/L dan penurunan senyawa organiknya sebesar 11,41%. Kombinasi kitosan 0,2 mg/L dengan tawas 10 mg/L memberikan efisiensi penurunan zat organik sebesar 7,04%. Penurunan kadar senyawa organik optimum pada pH 6 dengan persentase tawas dan kitosan masing-masing 21,02% dan 21,97%, menggunakan tawas dan kitosan tunggal 10 mg/L. Kitosan 1 mg/L yang dikombinasikan dengan tawas 10 mg/L memberikan penurunan tertinggi pada pH 4, yaitu sebesar 14,64%. Penelitian ini membuktikan bahwa kitosan memiliki potensi sebagai koagulan alami yang ramah lingkungan untuk menurunkan kadar senyawa organik pada limbah detergen, meskipun masih perlu dilakukan pengembangan dan penelitian lebih jauh untuk aplikasi skala besar.
Kata kunci: kitosan, koagulasi-flokulasi, senyawa organik, limbah detergen, pengolahan air.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI