DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK ALUMINIUM FLUORIDA DARI ASAM FLUOROSILIKAT DAN ALUMINIUM HIDROKSIDA DENGAN PROSES BASAH KAPASITAS 26.000 TON/TAHUN
PENGARANG:SITI NURHALISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-09


              Aluminium fluorida merupakan salah satu bahan kimia yang dibutuhkan dalam proses peleburan aluminium untuk menurunkan titik lebur aluminium, sehingga kebutuhan bahan bakar dapat dikurangi. Kebutuhan AlF3 baik di dalam maupun luar negeri selalu meningkat setiap tahunnya, khususnya di Indonesia yang saat ini sedang membangun smelter aluminium baru untuk memenuhi kebutuhan aluminium dalam negeri, hal ini berakibat pada kenaikan kebutuhan AlF3 dalam negeri.  Berdasarkan kebutuhan AlF3 di Indonesia yang cukup tinggi, maka perlu dilakukan prarancangan pabrik AlF3 dengan kapasitas yang dipertimbangkan yaitu sebesar 26.000 ton/tahun dengan bahan baku asam fluosilikat dan aluminium hidroksida dengan proses basah. Pabrik pupuk AlF3 ini direncanakan berdiri pada tahun 2029. Proses pembuatan AlF3  dilakukan dengan proses basah yaitu dengan mereaksikan asam fluosilikat dan aluminium hidroksida dalam reaktor tangki berpengaduk (RAB). Reaksi berlangsung pada suhu 100°C dan tekanan 1 atm dengan konversi 99%, reaksi bersifat eksotermis.

              Reaksi berlangsung dalam reactor tangka berpengaduk dengan kondisi operasi 100 °C pada tekanan 1 atm dengan konversi reaksi sebesar 99%. Reaksi berlangsung secara eksotermis dengan pendingin berupa jacket suhu 30 °C. Pabrik aluminium fluorida dengan kapasitas 26.000 ton/tahun didirikan untuk memenuhi kebutuhan alum fluorida di dalam negeri maupun di luar negeri. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan aluminium fluorida yaitu asam fluorosilikat sebanyak 16395,2079 Kg/jam dan aluminium hidroksida sebanyak 3150,2595 Kg/jam. Pabrik beroperasi selama 330 hari/tahun. Lokasi yang dipilih untuk mendirikan pabrik ini berada di Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur dengan luas 25.395 m2. Kebutuhan air utilitas diambil dari Sungai Babat Lamongan  sebanyak 37.908,8927 Kg/jam. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 160 orang dan bentuk Perusahaan Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi garis dan staf.

              Berdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik aluminium fluorida dibutuhkan modal total sebesar Rp 983.002.037.375, sedangkan untuk modal kerja sebesar Rp 397.935.480.215. Total manufacturing cost yaitu sebesar Rp 1.320.820.506.810. Biaya yang dikeluarkan untuk produksi yaitu sebesar Rp 1.460.267.089.605 dengan total harga jual produk sebesar Rp 1.641.754.198.656. Keuntungan yang diperoleh dari pendirian pabrik ini sebelum pajak yaitu Rp 123.251.154.868 dan keuntungan sesudah pajak sebesar Rp 80.113.250.664. Berdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik aluminium fluorida didapatkan nilai Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 14,67%, Pay Out Time (POT) sesudah pajak selama 4,05 tahun. Sedangkan nilai Break Even Point (BEP) sebesar 45% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 20,97%. Nilai-nilai tersebut menunjukan bahwa pabrik ini bisa dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahap perencanaan pabrik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI