DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Rasio Pasta Geopolimer dengan Agregat KAsar dan Variasi Ukuran Agregat Kasar terhadap Sifat Fisik dan Sifat MEkanik Non-Sand Geopolymer Concrete
PENGARANG:IHDA KHAIRIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-10


PENGARUH RASIO PASTA GEOPOLIMER DENGAN AGREGAT KASAR DAN VARIASI UKURAN AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAK FISIK DAN SIFAT MEKANIK NON- SAND GEOPOLIMER CONCRETE

Ihda Khairiah1, Ratni Nurwidayati2

1Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Lambung Mangkurat

2Dosen, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Lambung Mangkurat

Jl. Jenderal Achmad Yani Km 35,5 Banjarbaru, Kalimantan Selatan – 70714

Email: ihdakhairiah@gmail.com

ABSTRAK

 

Geopolimer non-sand, atau beton geopolimer yang tidak menggunakan pasir, merupakan inovasi dalam teknologi material konstruksi yang memanfaatkan limbah industri, khususnya fly ash, sebagai bahan pengikat. Beton ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga menawarkan solusi ekonomis untuk mengurangi ketergantungan pada pasir alami, yang semakin langka akibat eksploitasi berlebihan. Penggunaan fly ash sebagai pengganti semen konvensional dalam pembuatan beton geopolymer telah terbukti meningkatkan sifat mekanik dan ketahanan terhadap lingkungan yang korosif.  

Berdasarkan masalah ini, penelitian tentang pengaruh rasio pasta geopolimer dengan agregat kasar dan variasi ukuran agregat kasar terhadap sifak fisik dan sifat mekanik telah dilakukan. Rasio pasta dengan berat agregat kasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1:5, 1:6, dan 1:7 dengan penambahan kombinasi agregat kasar ukuran 0,5-1 cm dengan 2-3 cm. Persentase agregat kasar ukuran 0,5-1 cm sebesar 0%, 30%, 50 dan 100%. Molaritas NaOH 8 M, rasio alkali sebesar 2,5 dengan metode perawatan suhu lembab. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kubus ukuran 15 x 15 x 15 cm. Jumlah benda uji yang akan dibuat masing-masing sebanyak 3 buah kubus untuk pengujian nilai kuat tekan dan masing-masing 1 buah kubus untuk pengujian porositas dan permeabilitas. Kekuatan tekan, porositas, dan permeabilitas pengujian non-sand geopolymer concrete dilakukan setelah usia 28 hari.  

Dari hasil pengujian didapatkan bahwa nilai kuat tekan akan mengalami peningkatan pada saat penambahan 30% agregat kasar ukuran 0,5-1 cm kemudian mengalami penurunan pada 50% dan 100%. Untuk nilai permeabilitas dan porositas akan semakin menurun dengan pertambahan agregat kasau ukuran 0,5-1 cm.Dari penelitian ini diperoleh variasi 1:5 dengan penambahan agregat kasar ukuran 0,5-1 cm 30% adalah yang paling di rekomendasikan untuk diaplikasikan di lapangan.

 

 

Kata Kunci: Fly Ash, Agregat Kasar, Non-Sand Geopolymer Concrete, Kuat Tekan, Porositas, Permeabilitas.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI