DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI PENGARUH WAKTU SINTESIS HIDROTERMAL TERHADAP UKURAN KRISTAL DAN KRISTALINITAS OKSIDA LOGAM PIROKLOR TIPE Fe2Zr2O7
PENGARANG:VITA AMALIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-10


Kalimantan memiliki potensi sumber daya mineral alam salah satunya adalah bijih besi (Fe) yang digunakan sebagai prekursor oksida logam piroklor. Karakteristik magnetik yang terkandung dalam pasir besi banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti elektronika dan katalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kristalinitas oksida piroklor tipe Fe2Zr2O7 hasil sintesis dan menentukan ukuran partikel kristal hasil sintesis menggunakan perhitungan debye scherrer. Penentuan kristalinitas dan ukuran partikel oksida piroklor tipe Fe2Zr2O7 dilakukan dengan mengekstraksi prekursor besi yang berasal dari bijih besi kemudian melakukan sintesis oksida piroklor dengan metode hidrotermal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  pada waktu 5 jam dengan suhu 180 ?C memiliki nilai FWHM dan luas area yang paling kecil yaitu 0,03 dan 0,02, sedangkan waktu 10 jam dengan suhu 180 ?C oksida piroklor yang terbentuk memiliki nilai FWHM dan luas area yang paling besar yaitu 0,19 dan 0,12.  Penentuan ukuran partikel oksida logam piroklor Fe2Zr2O7  dengan intensitas puncak 2θ tertinggi dan ukuran partikel yang besar dihasilkan oleh  waktu 5 jam 180 ?C dengan ukuran sebesar 394,66 nm, sedangkan waktu 10 jam 180 ?C dengan ukuran kristal sebesar 52,02 nm. Kesimpulan dari penelitian ini oksida piroklor tipe Fe2Zr2O7 hasil sintesis yang didapatkan dengan waktu 5 jam 180 ?C memiliki nilai FWHM sebesar 0,03 dan luas area sebesar 0,02, sedangkan oksida piroklor tipe Fe2Zr2O7 hasil sintesis waktu 10 jam 180 ?C memiliki nilai FWHM sebesar 0,19 dan luas area 0,12 denganukuran kristal masing-masing sebesar 394,66 nm dan  52,02 nm.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI