DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Kadar Total Flavonoid dan Fenol pada Bunga dan Buah Karamunting (Melastoma malabathricum)
PENGARANG:AINA DWI QULFI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-10


Karamunting (Melastoma malabathricum) merupakan tanaman semak liar yang banyak ditemui di daratan Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan. Karamunting banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pangan maupun obat-obatan tradisional. Potensi karamunting perlu untuk diteliti agar dapat dimanfaatkan lebih maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan perbedaan kadar senyawa fenol dan flavonoid pada buah dan bunga karamunting. Ekstraksi simplisia menggunakan metode maserasi dengan larutan etil asetat. Pengukuran kadar flavonoid dan fenol menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dengan larutan standar kuersetin untuk senyawa flavonoid, dan larutan standar asam galat untuk senyawa fenol. Analisis data penelitian menggunakan aplikasi SPSS dengan Uji T antara organ bunga dan organ buah. Hasil penelitian didapatkan bahwa kadar total flavonoid pada ekstrak etil asetat bunga (17,940 ± 0,26 mg QE/g) lebih tinggi dibandingkan dengan kadar flavonoid pada ekstrak etil asetat buah (7,307 ± 0,11 mg QE/g). Kadar fenol pada ekstrak etil asetat bunga (398,148 ± 0,75 mg GAE/g) lebih tinggi dibandingkan dengan kadar fenol pada ekstrak etil asetat buah (260,370 ± 0,26 mg GAE/g). Kadar total flavonoid dan fenol pada ekstrak etil asetat bunga karamunting berbeda signifikan dengan kadar total flavonoid dan fenol pada ekstrak etil asetat buah karamunting.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI