DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Determinan Pencegahan Kecurangan (Fraud) Dalam Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | MAHDAYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-02-11 |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sistem pengendalian internal, whistleblowing system, kompetensi sumber daya manusia, penggunaan e-procurement sistem informasi pengadaan sekolah (SIPLah), dan penggunaan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (ARKAS) terhadap pencegahan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana BOS pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada kepala sekolah, bendahara BOS, dan operator BOS. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 93 responden dari 37 SMP di Banjarmasin. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal, whistleblowing system, dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana BOS, sedangkan penggunaan e-procurement sistem informasi pengadaan sekolah (SIPLah) dan penggunaan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (ARKAS) tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana BOS.
Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Whistleblowing System, Kompetensi Sumber Daya Manusia, Penggunaan Sistem Informasi Pengadaan Barang Sekolah (SIPLah), Penggunaan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS), Pencegahan Kecurangan (Fraud)
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI