DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK ISOBUTIL AKRILAT DARI ASAM AKRILAT DAN ISOBUTANOL DENGAN MENGGUNAKAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN
PENGARANG:RESA NABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-13


Isobutil Akrilat dibuat dengan mereaksikan asam akrilat dan isobutanol. Proses dilakukan di dalam reaktor Continous Stirred Tank Reactor (CSTR) membentuk Isobutil Akrilat dengan proses esterifikasi. Konversi reaksi ini adalah 90% pada suhu 90?, tekanan 1 atm, waktu reaksi selama 1 jam dan menggunakan bantuan katalis Amberlyst 131. Reaksi bersifat eksotermis. Kebutuhan konsumsi Isobutil Akrilat di Indonesia dapat dipenuhi dengan melakukan prarancangan pabrik Isobutil Akrilat dengan kapasitas 45.000 ton/tahundengan bahan baku asam akrilat dan isobutanol. Lokasi yang dipilih adalah di Kawasan Industri Cilegon seluas 25.196 m2. Kebutuhan utilitas diambil dari sungai Cidanau sebanyak 299.492,5903 kg/jam. Sedangkan kebutuhan listrik untuk operasional pabrik sebesar 894,2612 kW disuplai dari generator. Untuk mengantisipasi adanya pemadaman maupun saat terjadi perawatan, maka disediakan generator yang berlebih. Bahan bakar untuk generator maupun boiler tersebut dipakai solar sebanyak 7.279,0661 liter/jam. Nilai Return on Invesment(ROI) sesudah pajak untuk pabrik ini sebesar 40%, Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 2,00 tahun, sedangkan Break Even Point (BEP) sebesar 43,55% %, dan Shut Down Point (SDP) sebesar 32,20% %. Nilai-nilai tersebut menunjukan bahwa pabrik ini layak untuk dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahap perencanaan pabrik.

Kata kunci : isobutil akrilat, asam akrilat, isobutanol, Shut down point.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI