DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK 1,2-PROPILEN GLIKOL DARI PROPILEN OKSIDA DAN AIR DENGAN PROSES HIDRASI MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN
PENGARANG:MEIRIZA WULANDARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-18


Propilen glikol (1,2-propanediol) merupakan senyawa kimia bersifat higroskopis, berwujud cairan kental dengan tekstur berminyak yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Propilen glikol memiliki beragam penggunaan dalam industri kimia. Di industri makanan, senyawa ini berfungsi sebagai pengawet, sementara dalam industri kosmetik, ia berperan sebagai pelembut dan pelembab. Selain itu, propilen glikol juga digunakan sebagai salah satu komponen dalam industri farmasi dan berfungsi sebagai tambahan dalam produksi cat. Tak ketinggalan, propilen glikol juga berperan sebagai pengatur atau penstabil viskositas dan warna. Pabrik propilen glikol di Indonesia menunjukkan prospek yang menjanjikan baik dari segi potensi kegunaan, ketersediaan bahan baku, maupun pasar yang ada. Oleh karena itu, perlu dilakukan prarancangan pabrik propilen glikol dengan kapasitas 20.000 ton/tahun, yang akan menggunakan propilen oksida dan air sebagai bahan baku utama. Rencana pendirian pabrik ini ditargetkan pada tahun 2028.

Metode yang digunakan untuk memproduksi propilen glikol adalah melalui proses hidrasi. Proses ini melibatkan reaksi antara propilen oksida dan air dengan bantuan katalis asam sulfat (H2SO4). Reaksi tersebut akan dilakukan dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk pada tekanan 1 atm dan suhu 25 oC dalam kondisi eksotermis. Produk keluaran reaktor berbentuk fase cair yang akan dialirkan ke netralizer untuk menetralkan keasaman asam sulfat. Setelah itu, hasil reaksi dari netralizer akan dialirkan ke dekanter, di mana filtrat hasil atas akan dialirkan ke menara distilasi untuk proses pemisahan untuk memisahkan produk utama, yaitu propilen glikol dan dipropilen glikol.

Dari analisis ekonomi yang dilakukan, diperoleh estimasi modal tetap sebesar Rp.504.655.920.288,- dengan proyeksi hasil penjualan yaitu mencapai Rp.420.194.622.866,-. Selain itu, Return of Investment (ROI) sebelum pajak diperkirakan 17,96% dan setelah pajak mencapai 12%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah sekitar 3,58 tahun, sementara setelah pajak diperkirakan dan sebesar 4,61 tahun. Dari data tersebut, didapatkan Break Event Point (BEP) sebesar 43%. dan Shut Down Point (SDP) sebesar 27,83%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik 1,2-Propilen Glikol dengan kapasitas 20.000 ton/tahun ini dinyatakan layak untuk didirikan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI