DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PELAPISAN LOGAM FE DENGAN MAGNESIUM MENGGUNAKAN PROSES ADHESIVE BONDING TERHADAP SIFAT SUPERHIDROFOBIK
PENGARANG:AHMAD KAMILUDDIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-24


Ahmad Kamiluddin, Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Univesitas Lambung Mangkurat, Januari 2025. Analisis Pelapisan Logam Fe dengan Magnesium Menggunakan Proses Adhesive Bonding Terhadap Sifat Superhidrofobik. Pembimbing: Prof. Dr. Rachmat Subagyo, S. T., M. T., IPM., ACPE.

Istilah hidrofobik berasal dari kata hydro (air) dan phobos (takut), yang mengacu pada sifat menolak air atau anti air. Permukaan superhidrofobik memiliki kemampuan untuk menghindari kontak dengan air karena karakteristik tekstur atau sifat kimianya, sehingga mencegah korosi pada logam. Pada penelitian ini, pelapisan Fe-Mg dilakukan dengan menggunakan metode ikatan adhesif dengan perekat sianoakrilat. Pengukuran sudut kontak dilakukan dengan menggunakan tetesan dengan volume yang bervariasi (0,01-0,05 mL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut kontak tertinggi diperoleh untuk FeMg grit 60 (121,38° - ultrahidrofobik), diikuti oleh FeMg grit 400 (76,51° - hidrofilik), dan FeMg grit 800 (66,92° - hidrofilik). Peningkatan volume tetesan menyebabkan penurunan sudut kontak karena melemahnya tegangan permukaan. Selain itu, gas H? yang terperangkap di dalam lapisan FeMg terjadi karena adanya reaksi antara Mg dan air (H?O), dimana tegangan permukaan droplet meningkatkan kemungkinan gas H? untuk tertahan di dalam struktur lapisan. Jurnal Sains dan Teknologi Teknik Mesin.

Kata Kunci : Sifat Hidrofobik, Sudut Kontak, Adhesive Bonding

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI