DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Keanekaragaman Serangga Hama pada Budidaya Edamame yang Diaplikasikan Pupuk Bokashi Kotoran Ternak dan Pupuk NPK
PENGARANG:NOOR MALASARI WAHYUNI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-26


Glycine max (L.) Merill) merupakan salah satu jenis kedelai yang berasal dari Jepang. Salah satu permasalahan utama dalam budidaya kedelai edamame adalah hama yang dapat mengancam penurunan hasil panen kedelai hingga sekitar 80% bahkan dapat menyebabkan gagal panen jika tidak dikendalikan. Hama dapat mempengaruhi produksi pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis hama pada budidaya edamame yang diberi pupuk kandang bokashi dan pupuk NPK, serta mengetahui hubungan antara pemberian pupuk kandang bokashi dengan keanekaragaman jenis hama pada budidaya edamame. Penelitian ini dilakukan pada lahan budidaya edamame dengan pemberian pupuk NPK dosis 350 kg.ha-1 (210 g per petak) dan pupuk kandang bokashi dosis 7,5 ton.ha-1 (4,5 kg per petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 jenis serangga hama yaitu Leptocorisa oratorius, Riptortus linearis F, Paracoccus marginatus, Bactrocera spp, Agraulis varillae, Epilachna admirabilis, Orycetes rhinoceros, Valanga nigricornis, Gryllus sp. Nilai indeks keanekaragaman tergolong dalam kategori rendah dengan nilai H’ < 1 atau di bawah 1. Keseragaman tergolong kriteria rendah dengan nilai E < 0,4 yang menunjukkan keseragaman populasi kecil. Nilai kekayaan menunjukkan R < 3,5 yang tergolong rendah. Nilai dominasi menunjukkan bahwa nilai 0 < D < 0,6 berarti tidak ada jenis yang dominan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI