DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA LAHAN RAWA GAMBUT
PENGARANG:TAUFIK NURHIDAYAT
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-03-04


ABSTRAK

 

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1)Pengaruh interaksi pemberian pupuk organik dengan hayati terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan rawa gambut. 2) Pengaruh masing-masing faktor tunggal pupuk organik dan hayati terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan rawa gambut. 3) Kombinasi takaran pupuk organik dengan hayati yang memberikan pertumbuhan dan hasil jagung manis terbaik pada lahan rawa gambut.Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani di Kecamatan Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dari bulan Maret sampai dengan Agustus 2024.  Penelitian ini merupakan percobaan di lapangan menggunakan Rancangan Lingkungan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor. Faktor pertama adalah pupuk Organik Kandang Ayam (O) terdiri dari 3 taraf dan faktor ke dua adalah pupuk Hayati Biotara (H) yang terdiri dari 3 taraf. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Peubah yang diamati meliputi : 1) tinggi tanaman; 2) diameter batang; 3) berat tongkol dengan kelobot; 4) berat tongkol tanpa kelobot; 5) hasil per hektar.Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi pupuk organikkandang ayam dengan hayatiBiotara berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman (cm) umur 6 MST, kombinasi pupuk organik kandang ayam 3 t ha-1 dengan hayati Biotara 50 kg ha-1 menghasilkan tinggi tanaman (169,3 cm) dan interaksi pupuk organik kandang ayam dengan hayati Biotara berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang (mm) umur 4 dan 5 MST, kombinasi pupuk organik kandang ayam 3 t ha-1 dengan hayati Biotara 25 kg ha-1 menghasilkan diameter batang (15,81 mm) dan (18,62 mm). Faktor tunggal pupuk organik kandang ayam berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang (mm) umur 4, 5 dan 6 MST, pada faktor tunggal pupuk organik kandang ayam 3 t ha-1 menghasilkan diameter batang (14,32 mm), (17,79 mm), dan (20,23 mm). Sedangkan faktor tunggal pupuk hayati Biotara berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang (mm) umur 4 dan 5 MST, berat tongkol dengan kelobot dan berpengaruh nyata terhadap berat tongkol tanpa kelobot dan hasil per hektar.Pada faktor tunggal pupuk hayati Biotara 25 kg ha-1 dan 50 kg ha-1menghasilkan diameter batang (13,91 mm) dan (16,65 mm). Faktor tunggal pupuk hayati 50 kg ha-1 menghasilkan berat tongkol dengan kelobot (250,81 g), berat tongkol tanpa kelobot (176,29 g), dan hasil per hektar (14,69 t ha-1).

 

Kata kunci: tanaman pangan, serealia, pupuk kandang, lahan suboptimal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI